Bisa Dipercaya

Lembaga Survei Menangkan Anies-Sandi

Pasangan Anies-Sandi.ist

Jakarta-Warga Jakarta akhirnya memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur baru. Meski belum secara resmi, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berdasarkan hasil hitung cepat LSI, POLLMARK, dan SMRC, Litbang Kompas menjadi pemenang dalam Pilgub DKI 2017.

Hitung cepat yang dilakukan LSI menyebutkan pasangan Anies dan Sandi meraih suara 55,41% sedangkan Ahok –Jarot 44,59%. Sementara hasil hitung cepat SMRC, Anies-Sandi mendapat suara 58.24% sementara Ahok-Jarot 41,76 persen. Hasil hitung cepat atau quick count Pol Mark, pasangan Anies-Sandi 57,54 % sementara Ahok-Jarot mendapat suara sebanyak 42,46 persen. Litbang Kompas juga memenangkan Anies-Sandi sebesar 58,03% sedangkan Ahok-Jarot 41,97 persen.

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Dengan hasil hitung cepat lembaga-lembaga survei ini pasangan Anies dan Sandi menjadi Gubenur DKI Jakarta periode 2017-2022 versi lembaga survei.

Sementara itu Ketua KPU Arief Budiman mengimbau agar masyarakat tidak memperdebatkan hasil hitung cepat atau quick count Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Perhitungan resmi berada di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Hasil resmi itu yang ditetapkan KPU,” ujar Arief di kantor KPU, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Arief menambahkan, masyarakat sudah harus memahami kerja lembaga survei yang menggunakan ilmu pengetahuan dalam penghitungan. Hasil sesungguhnya adalah penghitungan manual yang dilakukan KPU.

“Masyarakat harus mulai belajar. Ini pemilu bukan yang pertama bagi kita. Lembaga survei adalah lembaga yang menggunakan ilmu pengetahuan dalam penghitungannya, terukur kegiatannya,” imbuhnya.

“Hasilnya juga bisa dikasih dan dibaca oleh masyarakat. Tapi, masyarakat harus paham bahwa hasil itu adalah bukan hasil resmi,” lanjutnya.

Hasil quick count menurut Arief bisa menjadi informasi saja. Namun ditegaskan lagi quick count bukan hasil akhir. “Jadi boleh melihat itu, menjadikan itu informasi boleh. Tapi memahami (quick count-red) itu sebagai hasil yang menentukan hasil yang resmi, final, itu yang bukan,” pungkasnya.Korankito.com/berbagai sumber/drsd