Penginapan di Kawasan Betung Belum Ada Izin

Kepala Disdikporapar Banyuasin Supranurozi. Foto/Waluyo.

Banyuasin – Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata (Disdikporapar) Banyuasin menegaskan tidak pernah memberikan rekomendasi atau izin perhotelan dan penginapan di kawasan Jalan Lintas Timur (Betung).

Kepala Disdikporapar Banyuasin Supranurozi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Baharudin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum pernah mendapat laporan dari pemilik  usaha perhotelan atau penginapan yang beroperasi didalam wilayah Kecamatan Betung. ‘’Sesuai prosedur sebelum dibukanya usaha penginapan atau hotel harus ada rekomendasi dari kami,’’ ujarnya kepada Koran Kito, Selasa (18/4).

Bukan hanya itu, paparnya, usaha penginapan dan perhotelan itu harus ada standarisasinya, karena menyangkut pelayanan.

“Terkait adanya temuan mayat wanita tanpa identitas disalah satu kamar penginapan diwilayah Betung pekan lalu, baru terbuka bahwa semua usaha perhotelan/penginapan di wilayah Kecamatan Betung itu pemiliknya belum mengantongi rekomendasi alias ilegal,’’ jelasnya.

Terpisah, petugas bagian perizinan Dinas Perizinan Terpadu Banyuasin Rizal mengungkapkan, pihaknya selama ini hanya mengeluarkan SITU, SIUP dan TDP untuk usaha penginapan dan perhotelan di Kecamatan Betung sedangkan untuk operasionalnya itu kewenangan kepariwisataan.

‘’Sedangkan usaha Penginapan Siang Malam di Betung yang belum lama ini kejadian temuan mayat itu dan tehniknya pelayanannya amburadul sebenarnya ada izinnya, namun masa berlakunya sudah kedaluwarsa, karena setelah kami cek sejak 2014 hingga saat ini tidak diperpanjang lagi, maka kalau pihak Sat Pol PP mengatakan ada izinnya itu sudah tidak berlaku lagi,’’ tegasnya.

Ia mengimbau, kepada pemilik usaha penginapan dan perhotelan di kawasan Betung untuk segera melengkapi prosedur perizinan uasahanya. korankito.com/waluyo/syym.