Bisa Dipercaya

Oknum Polisi Berondong Satu Keluarga Dalam Mobil

Salah satu korban penembakan oknum polisi dibwa ke rumah sakit. Foto/dhia

Lubuklinggau – Satu keluarga yang mengendarai mobil Honda City warna hitam nopol BG 1488 ON, diberondong tembakan oleh oknum polisi di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (18/4) sekitar pukul 11.30.

Peristiwa yang menyebabkan satu korban tewas dan lima korban kritis  hingga saat ini belum jelas motif yang sesungguhnya. Namun dari peristiwa itu, menyebabkan satu dari tujuh orang didalam mobil tewas ditempat.

Berita Sejenis
1 daripada 13

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, anggota dari Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Timur kejar-kejaran dengan mobil Honda City yang dikendarai Diki (29), warga Kecamatan Blitar, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Kabarnya, Diki menerobos razia polisi di Jalan Lingkar Selatan.

Kemudian polisi melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Di Jalan HM Soeharto tepatnya di samping Bank Mandiri unit Simpang Priuk, mobil ini berhasil dipepet polisi dari samping kanan. Kemudian polisi‎ langsung memberondong mobil tersebut dari dalam mobil.

Berdasarkan keterangan IQ (25), saksi mata, warga setempat sempat mendengar suara tembakan sebanyak empat kali saat mobil patwal berhasil memepet mobil tersebut.

“Mobil yang ditembak itu sudah digiring mobil patwal polisi dari jalan depan penjahit Setia. Mobil itu berhenti di samping Bank Mandiri dan ditembak dari samping kanan. Dari dalam mobil polisi nembaknya,” terangnya.

Menurut IQ, tembakan polisi tersebut mengenai enam penumpang di dalam mobil, satu di antaranya meninggal di tempat kejadian dan langsung dilarikan ke rumah sakit Siti Aisyah dan RSUD Sobirin Mura di Lubuklinggau.

“Kalau yang saya lihat tadi, di bagian depan ada tiga orang, satu sopir, satu kakek-kakek, satu anak-anak. Kemudian di kursi belakang sopir ada empat orang, dua ibu-ibu, satu bapak dan satu anak-anak. Nah yang kena tembak itu kebanyakan yang dibelakang. Jadi yang di dalam mobil itu ada tujuh orang,” katanya.

Dikatakannya, mobil Honda City tersebut langsung diamankan petugas, dan badan mobil terdapat sejumlah lobang bekas peluru.

Korban Surini (50), tertembak pada bagian paha kiri satu lobang, luka tembak di perut  dan 3 luka tembak di bagian bawah payudara sebelah kanan.

Kemudian, Indra (35) tertembak tangan kiri, Gatot Sundari (29) kena luka tembak bagian pungung. Kemudian ada Novianti (31) luka tembak lengan sebelah kanan, Genta Wicaksono (3) luka di kepala di atas telinga sebelah kiri dan Dewi Arlina (39) luka tembak bagian lengan sebelah kiri.

Sementara, Galih (6) yang diperkirakan duduk di kursi sebelah sopir, tidak mengalami luka tembak, namun mengalami trauma berat. (korankito.com/dhia/fran)