Kadisdik Sumsel: Penerimaan Siswa Baru Harus Transparan

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo. Foto/eja

Palembang – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) Widodo mengimbau agar SMA/SMK transparan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2017.

Widodo menegaskan bahwa sekolah itu harus transparan dalam proses PPDB, tidak boleh ada titipan dari pihak mana pun. Bahkan, stafnya pun harus mengikuti prosedur yang ada kalau ada anaknya yang ingin masuk ke sekolah negeri.

“Saya minta transparansi dijaga saat PPDB. Kepala sekolah harus bertanggung jawab jika terjadi jual beli bangku siswa saat PPDB,” tegas Widodo di ruang kerjanya, Selasa (18/04).

Alasan Widodo meminta sekolah untuk transparan ialah agar tidak mengurangi hak anak yang berprestasi dan pra sejahtera untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

“Kita harus pastikan anak dari keluarga pra sejahtera itu bisa sekolah gratis di sekolah negeri, terlebih jika ia berprestasi,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palembang Nasrul Bani menjelaskan, PPDB untuk sekolah unggulan di Sumsel dibuka secara serentak pada 22 April melalui online atau website sekolah dan untuk SMA reguler pada tanggal 3 Juli.

“Sekolah unggulan​ didahulukan pendaftarannya agar para orangtua tidak memaksakan masuk ke sekolah negeri unggulan bila tidak lulus seleksi, jadi mereka bisa masuk sekolah negeri reguler,” imbuhnya.