Kampung Warna Warni Bawa Rezeki

Lubuklinggau – Sejak diresmikan Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, 12 April lalu, obyek wisata kampung warna warni semakin ramai dikunjungi, bahkan pengunjung datang dari daerah tetangga.

Pengunjung kampung warna warni ini berasal dari Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu, yang sengaja datang ke Lubuklinggau untuk berwisata memanfaatkan libur akhir pekan.

Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi warga setempat. Puluhan usaha ekonomi kreatif mulai membuka lapak di berbagai sudut kampung warna warni. Sejumlah makanan pun sudah tersedia dengan menu yang beragam.

“Hari Minggu ini dari jam 5 pagi tadi sudah mulai ramai sampai sore ini. Alhamdulilah jualan lancar, kalau hari biasa pengunjung datangnya sore jam jam 3 an, kalau anak sekolah jam pulang sekolah mereka langsung kesini biasanya,” tutur Nadila, Minggu (16/4).

Menurut Nadila, dalam sehari terutama dihari libur kerja, pengunjung kampung warna warni dari pagi hingga sore hari bisa mencapai seribuan lebih. Sedangkan hari biasa sekitar 300 hingga 500 orang yang datang.

“Kebanyakan muda mudi, orang tua ada juga sama anak-anaknya. Biasanya sore kalau yang bawa anak-anak, ada juga dari luar daerah seperti Curup, Kepahyang, Empat Lawang dan Jambi kemarin datang juga,” kata dia.

Senada juga dikatakan Ahmad Zambri, Ketua RT 05, Kelurahan Ulak Surung. Dikatakannya, salah satu dampak positif yang sangat dirasakan masyarakat setempat adalah mendapat ruang untuk berjualan dan mencari nafkah.

“Dulu hanya ada 2 warung, sekarang sudah hampir 20 sampai 25 yang buka warung jualan. Alhamdulilah berkat kampung warna warni disini jadi ramai. Banyak dari luar daerah, terutama sejak di launching dan bertambahnya gambar yang lebih bervariasi,” terangnya.‎ (korankito.com/dhia/fran)