Bisa Dipercaya

Gagal Masuk SMAN I, Atikawati Polisikan Dua Oknum Dinas Pendidikan

Palembang – Nasib sial dialami Atikawati (44), lantaran ingin memasukan anaknya kesekolah menengah atas negeri (SMAN) justru dirinya malah kehilangan uang sebesar Rp8 juta.

Atas kejadian itu, Atikawati melaporkan dua oknum Dinas Pendidikan Kota Palembang berinisal S (46) dan I (46) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, beberapa waktu kemarin.

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadian itu berawal ketika korban meminta bantuan kepada dua terlapor untuk memasukan anaknya ke SMAN 1 Palembang, pada 22 Juni 2016.

Berita Sejenis
1 daripada 3.104

Kedua terlapor akhirnya menyetujui permintaan Atikawati dan sebagai penggantinya meminta uang pelicin administrasi sebesar Rp8 juta agar anaknya bisa masuk kesekolah yang diingankan.

Kemudian terlapor I mendatangi rumah korban yang berada di Jalan KH Azhari, Lorong Sungai Aur, Kecamatan​ SU I Palembang untuk mengambil uang yang telah disepakati tersebut.

Akan tetapi, setelah menerima uang sebesar Rp8 juta itu, hingga saat ini anak korban tidak kunjung masuk sekolah yang telah dijanjikan oleh terlapor, hingga akhirnya Atikawati melapor kepolisi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Kita sudah menerima laporan dan akan segera ditindaklanjuti,” tuturnya. (korankito.com/depe/amel)