Ditodong Dalam Toilet DA, Niko Lapor Polisi

Palembang – Nasib sial dialami oleh Niko Setefanus (22) yang harus kehilangan cincin emas murni seberat lima gram, usai ditodong didalam toilet diskotek Darma Agung, Jalan Kol H Burlian, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (17/4).

Atas kejadian itu, pemuda yang tinggal di Jalan KI Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang ini membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk melaporkan TS (26) yang sudah menodong dirinya tersebut.

Dihadapan petugas, pemuda yang tangannya penuh tato ini mengatakan kejadian itu berawal saat ia mengunjungi diskotek DA. Lalu, dirinya bertemu dengan terlapor yang langsung memanggilnya masuk kedalam toilet di tempat kejadian perkara (TKP).

“Sampai didalam toilet, dia meminta ponsel yang saya pegang sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis pisau. Karena ponsel saya tidak bisa dibuka, jadi dia tidak mau mengambilnya,” jelas korban saat ditemui diruang piket SPKT Polresta Palembang.

Lebih lanjut, Niko mengatakan dirinya sempat hendak meninggalkan toilet tersebut. Namun, terlapor TS langsung menariknya masuk kedalam dan kembali menodongkan pisau serta hendak mencabut senjata api rakitan (senpira) yang berada didalam tasnya.

“Dia kembali meminta kalung, tapi tidak saya kasih dan dia mengambil cincin yang saya pakai. Saya dengan dia tidak pernah ribut apapun, hanya saja kata orangtuanya dia, saya ini mempunyai hutang kepadanya, tetapi saya merasa tidak pernah berhutang dengan dia,” tuturnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan segera akan ditindaklanjuti. “Laporannya sudah diterima, sekarang masih dalam penyelidikan oleh anggota kita,” tutup Yon. (korankito.com/depe/amel).