549 Peserta Ikuti Ujian Paket C Gelombang Pertama

Suasana Ujian Paket C Gelombang Pertama di Sekolah Menengah kejuruan Negeri (SMKN) 3 Palembang, Sabtu (15/4). Foto/Ejak

Palembang – Sebanyak 549 peserta kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan home schooling se-Kota Palembang mengikuti ikuti ujian Paket C 2017 gelombang pertama yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Palembang. Ujian Paket C gelombang pertama ini berlangsunng selama empat hari, 15-16 April dan 22-23 April.

Dari total 656 masyarakat putus sekolah yang mendaftarkan diri untuk menjadi peserta ujian yang mendaftar sebanyak 549 yang hadir.  Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-Dikmas) Dinas Pendidikan Palembang Azhari Romli menuturkan, ada peningkatan peserta ujian dari tahun sebelumnya yang hanya memakai 29 kelas, saat ini menjadi 34 kelas dengan masing-masing peserta ditiap kelas sebanyak 20 orang peserta.

“Ada sedikit peningkatan dari tahun sebelumnya, namun jumlah rill tahun lalu belum update, karena saya baru menjabat dibidang ini,” terangnya disela ujian paket C, Sabtu (15/04).

Menurutnya, pengumuman dan pembagian ijazahnya akan serentak dengan SMA/sederajat reguler pada akhir Juni. “Karena ijazahnya sudah setara, maka pengumumannya juga serentak dengan sekolah reguler agar mereka juga dapat merasakan sensasi kelulusan seperti peserta didik lainnya. Dimana kelulusannya ditentukan oleh PKBM dan home schoolingnya masing-masing,” bebernya.

Azhari menjelaskan, peserta ujian paket C yang tertua kali ini yaitu Ruthmana Sari Panjaitan (59) namun sayangnya ia tidak hadir tanpa ada keterangan. Sedangkan yang termuda bernama Nazira (16).

“Kebanyakan peserta yang ikut paket C ini putus sekolah karena tuntutan ekonomi,” tukasnya.

Salah satu peserta ujian Paket C Nazira (16) mengatakan, karena tuntutan ekonomi terpaksa ia harus putus sekolah dan membantu orangtuanya​ bekerja.

“Harapannya agar bisa lulus dan mendapatkan ijazah untuk dapat melamar pekerjaan,” akunya.

Sementara itu, salah satu pengawas ujian paket C dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Sri menuturkan, ia dan satu orang rekannya bernama Rusdianti hadir disini untuk memantau berlangsungnya pelaksanaan ujian Paket C.

“Sejauh ini tidak ada kendala, dan yang tidak hadir namun sudah terdaftar harus ikut ujian paket C gelombang kedua Oktober nanti,” tukasnya. (korankito.com/ejak/amel)