Jangan Tergiur Iming-Iming  Biro Haji dan Umrah Bodong

TRAVEL BODONG: Menteri Agama Luman Hakim Saifuddin (kanan) didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe di pelataran Masjid Agung As-Salam, Lubuklinggau, Jumat (14/4).Foto/Dhia.

Lubuklinggau – Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan waspada terhadap biro perjalanan (travel) umrah dan haji bodong yang kerap menawarkan sejumlah keunggulan yang menggiurkan.

“Jangan menggunakan biro perjalanan atau travel umrah dan haji yang tidak punya izin resmi dari Kementerian Agama, jangan tergoda dan tergiur dengan iming-iming biaya murah,” tegas Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (14/4).

Lanjut Lukman, apalagi dengan menggunakan visa atau paspor negara asing, maka yang bersangkutan kehilangan kewarganegaraan Indonesia.

“Iya termasuk( naik haji melalui Filipina), menggunakan visa atau paspor negara asing, bisa membuat kita kehilangan kewarganegaraan,” kata Lukman.

Untuk itu, Kementerian Agama mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak berhubungan dengan pihak-pihak travel umrah dan haji yang tidak memiliki izin resmi untuk memberangkatkan haji.

Sebab, terang Lukman, di Indonesia pemberangkatan ibadah haji ‎hanya ada dua yang resmi, pertama adalah pemerintah yakni haji reguler dan kedua yakni haji khusus yang dilaksanakan biro perjalanan atau penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang memiliki izin resmi. “Nah, untuk mengetahui resmi atau tidaknya biro tersebut bisa diklik saja i Web kementerian, disana ada semua biro perjalanan yang punya izin resmi, diluar itu jangan tergoda dan tergiur dengan penawaran harga murah,” imbuhnya.

Terkait ‎pelaksanaan haji pada 2017, Lukman menjelaskan, tahun ini pihaknya  terus melakukan perbaikan dan peningkat pelayanan dan di tahun ini juga mendapat penambahan kuota haji sebesar 52.200 orang.

“Tentu kami berupaya memperbaiki kualitas pelayanan karena kami sudah  berkomitmen jangan sampai kuota bertambah namun mengurangi kualitas pelayanan terhadap jemaah. ‎ Banyak yang mengapresiasi haji dan indeks kepuasan haji meningkat di tahun 2016,” pungkasnya.

Selanjutnya, Menteri Agama RI ini didampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe serta anggota DPR RI H Fauzi Amroh serta pejabat utama Kota Lubuklinggau melanjutkan kunjungannya ke STAIS Bumi Silampari untuk peletakan batu pertama pembangunan gedung.

Sebelumnya, Lukman Hakim telah meresmikan bedah rumah dan Karya Bhakti Pramuka (Kartika) ke XXI se-Sumatera dan Jawa di lapangan SDN 80 di Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. korankito.com/dhia/syym.