Diperkosa, Seorang Mahasiswi Lapor Polisi

Ilustrasi/Wahyu

 

Palembang – Seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Palembang DVA (19) terenggut mahkotanya setelah diperkosa GR (21).

Atas kejadian itu, ayah korban yakni ZL (40) mendatangi Polresta Palembang, Jum’at (14/4) sekitar pukul 16.00, melaporkan peristiwa yang dialami anaknya.

Dihadapan petugas piket, warga yang tinggal di Jalan Tegal Binangun, Kecamatan Plaju Palembang mengatakan, kejadian itu berlangsung, Ahad 12 April 2015, sekitar pukul 16.00.

“Kejadian ini sudah lama, tetapi kami baru tahu. Karena anak saya baru menceritakannya kepada kami,” jelasnya saat memberikan keterangan di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Menurut pengakuan anaknya, lanjut ZL, peristiwa memilukan itu saat GR mengajak korban ke indekos milik temannya amat di Jalan Kaya Indah Kos, Kecamatan Plaju, Palembang.

Namun, ketika DVA hendak pulang ke rumah, terlapor langsung menarik tangannya dan memaksa korban masuk ke dalam kamar indekos tersebut dan langsung memperkosa anaknya itu.

Lebih lanjut, ZL menuturkan anaknya sempat memberontak dan mencoba kabur dari terlapor. Akan tetapi, GR justru memukuli korban beberapa kali, hingga ia ketakutan serta menuruti kemauan bejat terlapor.

“Saya tidak senang dengan perbuatanya, saya minta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelakunya,” tambah ZL.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dan segera menindaklanjuti. “Laporan segera kita tindaklanjuti,” pungkasnya. korankito.com/depe/syym.