Tambang Ilegal Terbakar, Tower Sutet Terancam Ambruk

Tampak asap menghepul akibat kebakaran tambang ilegal di Muara Enim. Foto/hafiz

Muara Enim – Kondisi lingkungan akibat kebakaran tambang batubara ilegal semakin membahayakan. Tidak hanya menimbulkan asap bakaran yang pekat, namun kondisi tanah juga berdampak.

Kebakaran yang terjadi di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, berlokasi di Blok D Bangko Tengah ini masuk dalam Izin Usaha Penambangan (IUP) PT BA Tbk Tanjung Enim bertambang meluas.

Seperti diketahui, awalnya kebakaran hanya terjadi pada dua titik lubang terowongan tambang ilegal. Namun, sejak Rabu (12/4), ternyata kebakaran tersebut meluas dan bertambang menjadi 6 titik.

Lokasi kebarakan tersebut tidak jauh dari lokasi kebarakan yang lama. Kepulan asap tebal terus berkobar mengeluarkan bau yang cukup menyengat hingga menimbulkan sesak nafas.

Kebakaran tambang itu membuat 2 buah tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) PLN yang berada di atas lokasi tambang terbakar, terancam ambruk.

Sejak terjadi kebakaran tambang dalam terowongan tersebut, membuat permukaan tanah tempat berdirinya tower Sutet interkoneksi Sumbagsel tersebut telah mengalami penurunan sekitar 5 meter.

Saat ini petugas PLN telah melakukan penjagaan di lokasi tambang ilegal yang terbakar untuk mengawasi perkembangan tower Sutet tersebut.

Kebakaran tambang ilegal itu mendapatkan perhatian serius Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar dan Kapolres AKBP Leo Andi Gunawan yang terjun langsung melihat kebakaran tambang tersebut.

Bupati mengaku sangat kecewa dengan tindakan masyarakat yang terus menerus melakukan kegiatan penambangan batubara secara ilegal. ”Kalau sudah terbakar seperti ini bagaimana, siapa yang bertanggung jawab. Apa sanggup penambang ilegal itu memadamkan kebakaran ini,’ tegas Bupati dengan nada kecewa.

Sementara menurut Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, dampak dari kegiatan penambangan ilegal itu tidak saja menimbulkan kerusakan ligkungan, tetapi menimbulkan bahaya lingkungan yang sangat fatal seperti kebakaran yang terjadi saat ini.

“Dampak yang ditimbulkan kebakaran ini, selain menimbulkan polusi udara, tetapi menimbulkan bahaya kesehatan bagi warga sekitar akibat asap yang ditimbulkan,” tegasnya. (korankito.com/hafiz/fran)