Bisa Dipercaya

Gembong Begal Tewas Didor, Mobil Polisi Dilempari Batu

Jenazah gembong begal Gustrialdo saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.foto/depe

Palembang- Gustrialdo alias Gusti (25), residivis kasus begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pembobol minimarket di Kota Palembang, merenggang nyawa, Kamis (13/4). Sebutir timah panas anggota Jatanras Polda Sumsel tertembus di bagian pinggangnya.

Polisi terpaksa bertindak tegas dalam melumpuhkan Gusti lantaran mencoba melawan dengan menembakan senjata api rakitan. Aksi baku tembak ini terjadi saat Gusti hendak di rumahnya Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang.

Berita Sejenis

Tangan Kernet Truk Nyaris Putus Ditebas Pedang Begal

Juruparkir Todong Penumpang Bentor

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

1 daripada 34

Berdasarkan data yang dihimpun, tertangkapnya Gusti  berawal dari informasi yang didapat  petugas Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, tentang sepak terjang gembong begal ini. Kemudian petugas pun melakukan penggrebekan terhadap Gusti yang sedang berada di kediamannya.

Namun, saat hendak diringkus tersangka melarikan diri sambil melakukan perlawanan dengan menembakan senpi rakitan. Petugas tidak tinggal diam dan membalas tembakan Gusti, hingga mengenai pinggangnya.

Melihat tersangka tertembak, polisi mencari jejak pelarian Gusti. Sekitar 200 meter dari lokasi penembakan, Gusti ditemukan tergeletak tak bernyawa akibat pendarahan luka tembak yang dialaminya. Jasadnya langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumsel.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo mengatakan, tersangka Gusti sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatannya sejak menjadi buronan 2014. Bahkan, beberapa komplotannya sudah dijatuhi hukuman dan menjalani masa hukuman.

“Tersangka ini, merupakan pelaku begal, curanmor, bobol minimarket di Kota Palembang, kebanyakan aksinya dilakukan di wilayah hukum Polsek Gandus. Dan, ada juga dilakukannya di Banyuasin,” ujarnya saat ditemui di ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Ia menambahkan, saat penangkapan keluarga tersangka tidak menerima dengan tindakan yang dilakukan oleh anggotanya. Sehingga, menyerang kendaraan polisi yang membawa jenazah tersangka menggunakan sepeda motor dan melempari mobil polisi menggunakan batu.

“Dari jasad tersangka, kita mengamankan beberapa barang bukti berupa satu pucuk senpi rakitan jenis revolver, satu butir peluru aktif, tiga butir selongsong dan tiga buah kunci later T,” terangnya

Berdasarkan catatan polisi, tersangka Gusti sudah 20 kali melancarkan aksi kejahatan, berupa curanmor, begal sepeda motor, dan membobol minimarket.korankito.com/depe/drsd