Bisa Dipercaya

Mau Ujian Nasional Dihantam Truk Batubara

Salah satu korban tabrakan truk pengangkut batubara saat dirawat di RSUD Rabain Muaraenim Selasa (11/04) foto/hafiz

Muaraenim-Truk batubara memang menjadi momok menakutkan bagi pengendara yang akan melintas di jalan lintas Muaraenim-Palembang. Deretan truk bermuatan batubara itu selain membuat macet arus lalulintas  juga kerap terjadi lakalantas baik sesama truk, dengan angkutan umum,  sepeda motor hingga pejalan kaki menjadi korban.

Setelah beberapa hari lalu, anggota TNI menjadi korban, kali ini dua pengendara sepeda motor yang melintas di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Roy sandra (18 ) dan Fikri (17), menjadi korban truk pengangkut batubara BG 8437 UY, pada Selasa (11/04).

Berita Sejenis

Melawan Arah, Ninja Hantam Honda Civic

Serang Speedboat Jaipongan Ditetapkan Tersangka

Erick Tewas Setelah Tabrakan Dengan Truk

1 daripada 13

Saat kejadian, korban akan mengendarai sepeda motor BG 2384 AAA dari Muaraenim menuju ke Kabupaten PALI. Saat itu kedua korban sedang mengejar ujian di SMA 1 Penukal. Saat tiba di Desa Tanjung Raman, datang truk batubara dari arah Palembang yang oleng ke kanan sehingga menabrak sepeda motor  korban hingga terjatuh.

Deny, salah satu saksi, mengatakan saat kejadian mobil batubara memang sudah oleng. “Mobil batubara memang sudah oleng, sehingga nambrak motor korban yang lewat, sopir truk batubara itu ngantuk,” ujar Deny.

Hal sama disampaikan warga bernama Guntur. Menurutnya, saat kejadian korban sedang melintas di Desa Tanjung Raman. “Aku lihat korban sudah  tidak sadarkan diri. Motor itu sudah ada di kolong mobil truk,” ujarnya.

Kedua korban mengalami luka yang cukup parah kemudian dibawa warga ke RSUD Rabain Muaraenim.  Kedua korban segera mendapatkan perawatan medis  secara intensif di RSUD Rabain. korankito.com/hafiz/drsd