Kecanduan Judi Online Nekat Curi Sepeda Motor

Suwanto (22), warga Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU I Palembang saat gelar perkara di Mapolsek SU I, Palembang, Selasa (11/4). foto/denny

Palembang-Lantaran kecanduan judi online jenis poker, Suwanto (22), warga Lorong Pedatuan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, nekat mencuri sepeda motor.

Atas ulahnya, Suwanto ditangkap Unit Reskrim Polsekta SU I, Palembang. Bahkan, satu butir timah panas polisi harus bersarang di kaki kanannya setelah ia mencoba melawan dan kabur dari kejaran petugas.

“Kepepet tidak ada uang untuk bermain poker, saya hanya bekerja sebagai kuli bangunan,” jelas Suwanto, saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek SU I, Palembang, Selasa (11/4).
Menurtu Suwanto, ia tidak sendiri saat menjalankan aksinya tersebut. Melainkan, dibantu dua orang temannya, SG dan RN yang saat ini masih dalam pengejaran oleh anggota kepolisian.

“Kami bertiga, saya yang masuk dan langsung merusak kunci motor serta membawa kabur motor korban. Sedangkan, kedua teman saya itu hanya berjaga-jaga di lokasi kejadian,” katanya.

Namun, belum sempat menjual sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban, ia terlebih dulu ditangkap oleh petugas kepolisian. “Belum sempat kami jual, tapi sudah ditangkap oleh polisi,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan kawanan pelaku terjadi Senin (17/4) sekitar pukul 02.00. Ketika itu korban Erwan (42) memarkirkan sepeda motor di halaman rumahnya yang berada di Jalan Ahmad Yani, Lorong Gotong Royong, Kelurahan 10 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

Kemudian, saat bangun tidur, korban melihat sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol BG 6698 IB yang diparkirkan di depan rumahnya sudah tidak ada lagi di tempat.

Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat melalui Wakapolsek AKP Asmara Hadi mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari warga yang kehilangan sepeda motor.

“Menindaklanjuti laporan itu, kita langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka berinisial S berhasil kita tangkap. Sedang, dua temannya masih akan terus kita kejar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk barang bukti pihaknya mengamankan satu unit sepeda motor korban yang sudah dicuri oleh kawanan pelaku.  “Pelaku terpaksa kita berikan tindakan tegas, karena mencoba melawan petugas saat ditangkap. Tersangka sendiri, akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” pungkasnya. korankito.com/depe/drsd