Bawa Sajam, Dua Pemuda Dicokok Sabhara

WA (17) dan J (22), warga Lorong Keramat, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang, di Polresta Palembang. foto/denny

Palembang-KORKIT – Dua pemuda WA (17) dan J (22), warga Lorong Keramat, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang, harus berurusan dengan  Polresta Palembang.

Kedua pemuda ini, kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau oleh anggota Sabhara Polresta Palembang yang sedang patroli di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan SU I, Palembang, Selasa (11/4).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. Tertangkapnya kedua pemuda tersebut berawal ketika petugas Sabhara Polresta Palembang sedang melakukan patroli rutin di tempat kejadian perkara.

Kemudian, petugas melihat WA dan Jailani mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa mengenakan helm. Merasa curiga, petugas pun mencoba menghentikan kedua pelaku.

Namun, kedua pelaku menolak untuk berhenti hingga terjadilah aksi kejar-kejaran. Mereka pun, akhirinya dapat dihentikan di Bundaran Air Mancur Parameswara, Jakabaring.

“Saat kita geledah, menemukan sebilah sajam yang disimpan di balik pinggang sebelah kiri pelaku WA,” ucap Kasat Sabhara Polresta Palembang Kompol Dasril Effendi melalui anggotanya Brigadir Faze Mushaf.

Ia pun menjelaskan, selanjutnya kedua pelaku langsung digelandang ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Keduanya beserta barang bukti berupa sajam pisau dan sepeda motor, kita serahkan ke unit Satreskrim Polresta Palembang untuk dilakukan pengembangan apa kegunaannya membawa sajam,” terangnya.

Sementara itu, tersangka WA mengaku sengaja membawa sajam tersebut dikarenakan untuk berjaga diri saat menongkrong di Pondok Cafe Gosip yang berada tak jauh dari lokasi penangkapan.

“Memang saya bawa dari rumah, untuk berjaga diri. Karena saat menongkrong disana, banyak yang mabuk dan sering menganar dengan pengunjung yang lainnya,” tutup pelajar kelas satu SMA ini. korankito.com/depe/drsd