Jalur Prabumulih-Muaraenim Macet Total

Siatuasi kemacetan di jalur Prabumulih-Muaraenim.foto/hafiz

Muaraenim – Surat edaran agar jalan negara dan provinsi dilarang digunakan angkutan batubara belum juga diindahkan. Buktinya, masih saja tampak  antrean kendaraan angkutan batubara yang menyebabkan kemacetan panjang hingga 60Km.

“Terjadi macet total dari jam 21.00 malam hingga pagi ini di jalan propinsi Palembang-Muaraenim. Antrean macet dari Prabumulih hingga Muaraenim diperkirakan sepanjang 60kilometer,” kata Julismi, salah satu pengendara yang saat ini masih terjebak macet, Senin (10/4).

Menurut Julismi, dirinya terjebak di tengah kemacetan dari Minggu malam hingga Senin pagi. “Kejadian mulai Minggu malam, sampai Senin pagi ini kemacetan belum teratasi,” ujarnya.

Dul (40), pengendara warga Muaraenim melalui telepon genggam kepada Koran Kito menyatakan, dirinya juga masih terjebak macet dan mengharapkan pihak terkait sesegera mungkin turun ke lapangan untuk meminimalisasi kemacetan ini.

“Tolong sampaikan kepada pihak terkait seperti polisi ataupun dinas perhubungan,  ini sudah keterlaluan. Kami warga sengsara karena angkutan batubara ini,  sampai saat ini entah sampai kapan kami bisa melanjutkan perjalanan, ” keluh Dul.korankito.com/hafiz/drsd