Diduga Pengaruh Narkoba, Richard Masuk ke Rumah Warga

Palembang – Diduga dibawah pengaruh narkoba jenis shabu-shabu, Richard Darmajaya (32) nekat masuk ke rumah warga di Jalan Mayjend Ryacudu, Lorong Garuda I, Kecamatan SU I Palembang, Minggu (9/4) petang.

Bahkan pemuda yang diketahui tinggal di Jalan KH Azhari, Lorong Taman Bacaan, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang ini hendak menjadi bulan-bulanan warga yang menduga dirinya merupakan pelaku pencurian.

Hingga akhirnya, ia pun harus digelandang ke ruang Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk dimintai keterangan.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, sopir angkutan kota (angkot) jurusan Tangga Takat-Ampera ini mengatakan, kejadian itu berawal ketika hendak ke Pasar 16 Ilir, sekitar pukul 14.00.

Kemudian, setibanya di bawah Jembatan Ampera, Kecamatan SU I Palembang ia melihat ada empat pemuda yang mengendarai dua sepeda motor Honda Beat, lalu memanggil dirinya agar mendekat.

“Saya melihat dua orang yang dibonceng memangil-manggil saya sambil membawa kayu balok besar. Karena tidak kenal dan takut, saya pun melarikan diri. Tetapi, mereka terus mengejar saya,” tutur Richard.

Merasa nyawanya terancam, Richard pun melarikan diri kearah Lorong Garuda I dan bersembunyi di dalam rumah ketua RT 37 yang diketahui bernama Muhammad Yusuf. Lantas ia pun menjerit minta tolong.

“Saya masuk dari arah pintu belakang rumahnya dan meminta pertolongan untuk diselamatkan dari orang-orang yang mengejar saya. Dan, saya meminta ditelponkan pihak kepolisian,” tambah Richard.

Ia pun mengaku, satu malam sebelumnya kejadian, ia sempat mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu. “Saya beli sepaket Rp100 ribu dan menghisapnya sendirian. Sampai sekarang belum tertidur,” katanya.

Sementara itu, pemilik rumah M Yusuf menegaskan tidak ada barang-barang berharga yang hilang setelah Richard masuk ke dalam rumahnya.

“Dia masuk lewat pinta belakang dan keadaannya seperti orang ketakutan. Kita masih melakukan pengecekan apakah ada barang-barang yang hilang, kalau memang ada akan kita buat laporannya,” ucap M Yusuf.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku. Dan, saat ini masih dalam pengembangan oleh anggotanya.

“Sudah kita amankan dan yang bersangkutan masih kita mintai keterangan. Korban sendiri mengaku barang-barang yang ada dirumahnya tidak ada yang hilang,” tutup Yon. (korankito.com/depe/amel)