Bisa Dipercaya

Rumah Tahfiz Cetak Generasi Muda Agamis Muaraenim

Lanunching 35 rumah tahfiz di Kabupaten Muaraenim.foto/hafiz

Muaraenim-Siswa Madrasah Tsanawiya Negeri (MTsN)  Muaraenim, wajib hafal Alquran minimal Juz 30, jika ingin mengikuti Ujian Nasional (UN). Artinya siswa  dari madrasah ini sudah hafal juz 30 saat dia menjadi alumni.

Hal ini dikatakan Siti Sumaiti, Kepala MTsN Muaraenim di sela-sela launching 35 rumah tahfiz madrasah se-Kabupaten Muaraenim, Sabtu (8/4).

Berita Sejenis

“Sekarang hampir semua siswa MTsN dari 600 lebih siswa kita sudah mayoritas hafal Juz ke 30, karena hal itu sangat penting. Apabila ada siswa yang tidak dapat menghafal Juz ke 30 itu, maka siswa tersebut tidak dapat mengikuti ujian,” ungkap Siti.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel Alfajri Zabidi, bekerja sama dengan Kepala Kemenag Muaraenim H Muhammad Abdu,  melaunching Rumah Tahfiz di MTsN Muaraenim, ini.

Alfajri mengatakan, tujuan adanya rumah tahfiz ini,  dapat memperbaiki generasi muda super penghafal alquran yang agamis.

“Kita melakukan hal ini demi generasi muda, diharapkan semua anak-anak dapat menghafal 30 juz dalam alquran, sehingga dapat diterima di semua perguruan tinggi di Indonesia maupun di dunia, kita ambil contoh seperti Fakultas Kedokteran Unsri, Akpol, dan Fakultas yang ada di Yaman dan Al-Azhar, terutama Akpol, karena kapolda sudah mengharapkan anggotanya hafiz Alquran,” ujar Alfajri.

Sementara itu,  Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar, mendukung program pemerintahannya, salah satunya menuju Muaraenim yang agamis.

“Muaraenim yang agamis akan tercipta,  dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak,  salah satunya yang telah dilaksanakan yaitu berdirinya 35 rumah tahfiz,  yang akan mencetak generasi agamis penghadal Alquran, ” ujar Muzakir.korankito.com/hafiz/drsd