Kedapatan Bawa Shabu, Seorang Pelajar Terancam Batal Ikut UNBK

Arif, salah satu tersangka yang kedapatan membawa shabu oleh anggota Polresta Palembang.foto/deny

Palembang-Seorang pelajar kelas tiga sekolah menengah atas (SMA) swasta di Kota Palembang, AB (17), dipastikan batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (10/4) besok.

Pasalnya, ia dan temannya Arif (25), kedapatan membawa narkoba jenis shabu shabu oleh anggota Polresta Palembang yang sedang menggelar razia di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan SU I Palembang, Sabtu (8/4) malam.

Dari tangan kedua pemuda yang tinggal di Komplek Perumahan Amin Mulya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang ini, petugas menemukan sepaket shabu-shabu​ lengkap dengan alat isapnya.

“Senin nanti saya mau ujian nasional, kalau seperti ini saya tidak bisa ikuti ujian. Padahal saya tidak tahu apa-apa,” ujar AB sambil menangis saat digelandang ke ruang piket Satresnarkoba Polresta Palembang.

Sementara tersangka Arif, mengaku, paket shabu shabu didapat dari seorang bandar yang tinggal di kawasan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang. Rencananya barang haram itu mau dipakai berdua dengan AB.

“Mau kami pakai berdua, kami membelinya di 5 Ulu, seharga Rp40 ribu. Saya hanya pemakai, bukan bandar. Sudah tiga bulan ini mengonsumsi narkoba,” jelas montir bengkel ini.

Sementara itu Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, tidak hanya Polresta Palembang, razia juga digelar secara serentak di seluruh Polsek di Kota Palembang.

“Dari hasil razia tersebut, keseluruhan​nya kita mengamankan 76 kendaraan roda dua, empat mobil, tiga pelaku narkoba dan dua kedapatan membawa senjata tajam, 30 tilang STNK, serta dua tilang SIM,” katanya.

Menurutnya, razia kali ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan 3C (curas, curat, curanmor) dan kejahatan lainnya seperti narkoba, sajam, senjata api serta balapan liar.

“Ada 341 personel kepolisian yang kita terjunkan langsung. Razia ini mengantisipasi dan memperkecil gerak lingkup pelaku-pelaku kejahatan yang beraksi di Kota Palembang,” tutup Marully.korankito.com/depe/drsd