Minim Penerangan Sampai Banyak Tumpukan Sampah

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat meninjau drainase di kawasan Rumah Susun 24 Ilir. foto/Humas

 

Palembang – Minimnya penerangan lampu jalan di kawasan 26 Ilir dikeluhkan warga kepada Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat berdialog dengan warga ketika meninjau lokasi banjir di kawasan Kelurahan Bukit Lama dan Kelurahan 24 Ilir Palembang. Keluhan warga ini cukup beralasan mengingat maraknya tindak kejahatan akhir-akhir ini seperti terjadinya pembegalan kepada pengendara kendaraan sepeda motor yang dapat membahayakan nyawa seseorang.

“Disini gelap bu Finda kalau malam, kami takut kalau keluar malam harus membawa senter. Kami harap disini bisa dipasangkan lampu penerangan jalan,” ungkap beberapa warga 24 Ilir kepada Finda secara serentak.

Menyikapi hal tersebut, Fiinda meminta petugas dari instansi terkait untuk mencatat keluhan warga tersebut agar segera diselesaikan. Dan segera memasang lampu penerangan di titik-titik yang dianggap masih minim penerangan.

Selain akan memasang penerangan lampu jalan dikawasan 26 ilir, Finda juga mengingatkan warga di kawasan rumah Susun 24 Ilir untuk membongkar sisi parit dan membersihkan tumpukan sampah pada drainase sekitar. Agar aliran air kembali lancar sehingga tidak menimbulkan banyak genangan saat hujan tiba.

“Ya sebaiknya dibicarakan dulu dengan warga, kalau kami (Pemkot Palembang) selalu siap untuk membantu mengerjakannya. Jangan sampai ketika hendak dibongkar, ada warga yang protes nantinya,” tukasnya.

Sedangkan saat meninjau lokasi banjir di kawasan Bukit Lama, Finda kembali menemukan limbah tahu olahan warga sekitar yang membuat air sungai berubah menjadi hitam pekat.

“Saya harap pihak pengembang disini dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang dan instansi terkait lainnya dapat bersinergi untuk menjaga kualitas air sungai dan menanggulangi banjir di kawasan ini,” ungkapnya seusai meniti jembatan dari papan kayu untuk melihat kondisi air sungai yang hitam pekat di kawasan Bukit Lama Palembang. (korankito.com/amel)