Harga Batubata di Musim Penghujan Naik

Banyuasin,- Pengusaha batubata di Kelurahan Sukajadi dan Air Batu Kabupaten Banyuasin ketiban rezeki. Pasalnya harga batubata mengalami kenaikan dari Rp 400/buah naik menjadi Rp500/buah.

Salah satu pengusaha batubata di Kelurahan Sukajadi Yuli (39) mengaku sudah sewajarnya harga batubata ini mengalami kenaikan. Mengingat biaya biaya produksi seperti kayu bakar juga mengalami kenaikan.

“Satu kali bakar untuk 50 ribu buah batu bata diperlukan kayu bakar sekitar 3-4 mobil. Dari kayu saja kita sudah mengeluakan biaya sebesar  Rp 1,7 Juta /mobil,” Kata Yuli, Kamis (6/4)

Untuk pembelian jumlah batubata, terang Yuli, ia melayani pembelian dalam jumlah banyak minimal 1.000 buah batubata. Untuk pembelian secara eceran bisa membeli didepot-depot toko bangunan.

“Dalam 1000 buah bata saya jual Rp500 ribu, itu termasuk harga sampai ditempat sekitar sini, kalau luar kota lain lagi harganya,” ujar Yuli.

Terpisah pembeli batu Bata Yono (40) saat diminta komentarnya mengatakan terpaksa membeli batubata tersebut. Yono memaklumi dengan kenaikan harga batubata ini mengingat dimusim penghujan saat ini memang sulit mendapatkan kayu bakar.

“Karena mobil tidak bisa masuk kekebun untuk mencari bahan. Untuk Bahan bakarnya kan kayu karet yang sudah tua yang ditebang. Jadi ya terpaksa beli saja,” ucap Yono.

Yono memprediksi, produksi batu bata biasanya akan banjir dipasaran saat musim kemarau. Karena selain kayu bakar mudah untuk didapat. Juga saat musim kemarau batu bata cepat kering mempercepat proses pembakaranya.

“Saran saya kalau mau butuh batu bata jumlah besar nanti saat kemarau harga bata akan turun, bisa Rp 350- Rp 400,” Tukas Yono.(korankito.com/waluyo/amel).