Gunung Dempo Waspada, Warga Dilarang Mendaki

WASPADA : Sejumlah petugas membentangkan spanduk larang bagi warga untuk mendaki Gunung Api Dempo karena kondisi waspada bahaya, Kamis (6/4). Foto/ist

Pagaralam – Setelah sembilan kali batuk mengeluarkan embusan dan akibat gempa Bengkulu yang terjadi kemarin (Rabu,5/4) Gunung Api Dempo (GAD), Pagaralam dinyatakan waspada atau berada dilevel II.

Diimbau kepada warga untuk berhati-hati dan dilarang untuk mendaki gunung yang masih termasuk kawasan pegunungan Bukit Barisan bagian barat Sumatera tersebut.

“Kami memastikan status aktivitas Gunung Api Dempo menjadi level 2 atau waspada. Ditetapkan pihak PVMBG di Bandung, berlaku sejak Rabu (5/4) pukul 16.00 WIB kemarin,” kata Ketua Pos Pengamat Gunung Dempo Mulyadi, Kamis (6/4).

Letusan Gunung Dempo sejauh ini bersifat letusan freatik, embusan debu yang dilontarkan. Meski demikian, hal itu harus tetap diwaspadai. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau untuk semua aktivitas pendakian ke puncak GAD, sementara ini tidak diperbolehkan atau dihentikan demi keselamatan.

Dijelaskan Mulyadi, aktivitas kegempaan GAD sejak sepekan terus mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan kemunculan kegempaan berupa tremor yang terus menerus terjadi. “Hasil pantauan rekaman alat kegempaan seismograf, puncak peningkatan aktifitas kegempaan Gunung Dempo ditandai keluarnya kegempaan tremor, amplitudonya baru mencapai 0,1, disertai vulkanik dangkal dan dalam,” ungkap Mulyadi.

Disampaikan, PVMBG pun melarang masyarakat mendekati GAD dengan radius 3 kilometer. Meski begitu, pihak Pos Pemantau GAD sampai saat ini masih terus memantau aktivitas GAD melalui alat Siesmograf dan pantauan visual. “Kita meminta masyarakat di Pagaralam ini untuk tetap tenang namun harus waspada,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam melalui Kasi Bencana Cicit mengatakan, pihaknya akan meninjau ke GAD yang direncanakan besok (Jumat, 7/4).  ‘’Kita masih menunggu arahan dan petunjuk wali kota apakah akan naik atau tidak,’’ ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga yang tinggal di kawasan Gunung Dempo Rizal (35) menyebut situasi Dempo terbilang masih aman. “Situasinya cukup aman, meski kemarin memang ada sedikit gumpalan awan yang tak lazim dan batuk batuk kecil dari Dempo,’’ paparnya. korankito.com/repi/syym.