Siswa Sudah Menikah Boleh Ikut UN

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel. Foto/Ejak.

Palembang – Diimbau kepada sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) tetap memfasilitasi siswa untuk bisa ikut ujian nasional (UN) meskipun sudah menikah, sakit maupun berada di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) Widodo menegaskan para siswa semacam itu harus tetap bisa ikut UN asal persyaratannya terpenuhi. ‘’Bagi sekolah kami imbaukan, tetap memberikan fasilitas agar siswanya bisa ikut ujian asal persyaratannya sudah terpenuhi baik ujian utama atau susulan,’’ ujarnya, Rabu (5/4), saat dimintai tanggapan terkait adanya 16 siswa di Kabupaten Empatlawang yang tidak bisa ikut UN karena sudah menikah.

Sebetulnya, kata Widodo, dari pos UN baik yang menggunakan komputer maupun kertas dan pensil semua siswa dapat ikut serta UN sesuai dengan persayaratan. ‘’Syaratnya mereka pernah ikut proses kegiatan belajar mengajar (KBM), pernah atau berada ditahun terakhir pembelajaran, laporan hasil belajar lengkap dari semester I-V,’’ paparnya

Hanya saja, tambah Widodo, persoalan kelulusannya sudah kembali ke sekolah. Kalau yang bermasalah hukum mereka bisa ikut ujian susulan atau utama. Pada dasarnya mereka tetap punya hak ikut ujian. korankito.com/ejak/syym.