Bisa Dipercaya

Hanya Butuh Dua Jam Sampai di Lokasi Bencana

Palembang – Memasuki musim pancaroba dengan cuaca yang tidak menentu saat ini, disikapi Pasukan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumsel dengan selalu siaga. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial Sumsel Belman Karmuda.

Ditemui diruangannya, Belman mengungkapkan selain di Kementrian Sosial RI, pasukan Tagana yang beroperasional selama 24 jam penuh hanya di Sumatera Selatan. Karena itu pasukan Tagana Sumsel selalu siap jika terjadi bencana yang tidak diinginkan

“Apabila terjadi bencana sosial pasukan Tagana kita akan selalu siap. Hanya butuh waktu paling lama 2 jam untuk sampai ke lokasi bencana,” jelasnya saat di bincangi Korankito, Rabu (5/4)

Belman menjelaskan pasukan Tagana di Sumsel menyebar disetiap kabupaten kota. Mulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan. Sehingga selalu siap apabila terjadi bencana sosial. Dengan Standar Operasional Prosedur  (SOP) apaila terjadi bencana sosial, Tagana tingkat Provinsi akan bergerak jika bencana tersebut menimpa minimal 20 kk.

“Tapi kalau korban bencana itu mencapai 50 kk artinya masuk golongan bencana nasional,” ulasnya.

Dijelaskan Belman, untuk peralatan operasional atau armada sudah didistribusikan kesetiap kabupaten kota. Seperti kesiapsiagaan mulai dari kendaraan resque, dapur umum, tenda serta selimut, termasuk beras. Dimana penggunaan 100 ton beras untuk setiap kabupaten berdasarkan rekomendasi dari pihaknya.

“Kita sudah menyerahkan semua kebutuhan untuk setiap kabupaten/kota,” ungkapnya.

Hanya saja kata Belman, yang menjadi kendala Dinas Sosial tingkat kabupaten kota, tidak memiliki gudang untuk penyimpanan sejumlah barang atau alat inventaris.

“Diharapkan kepada Dinas sosial kabupaten kota untuk menganggarkan pembuatan gudang agar peralatan tidak cepat rusak dan jangan juga disimpan di rumah untuk dijadikan barang operasional pribadi apalagi kendaraan,” pungkasnya. (korankito.com/reigan/amel).