Disdik Tambah Dua Alat Scanning untuk Periksa LJUN

ALAT SCANNING : Seorang petugas tengah memeriksa alat scanning LJUN, Rabu (5/4). Foto/Ejak

Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) pinjam dua alat scanning tambahan untuk memeriksa lembar jawaban ujian nasional (LJUN).

Ketua UN Sumsel 2017 Bonny Syafrian mengatakan, untuk mempercepat pemeriksaan LJUN pihaknya meminjam dua alat scanning tambahan dari SMAN 1 dan SMAN 17 Palembang sehingga total alat yang ada saat ini ada delapan unit.

“Kita harapkan pemeriksaan jawabnya selesai secepatnya. Kami targetkan paling telat Jum’at pagi semua LJUN sudah sampai di gudang Disdik untuk dilabeling sembari memeriksanya,” ujar Kepala Bidang SMA Disdik Sumsel itu, Rabu (5/4).

Dikatakannya, akan ada sepuluh orang petugas scanner untuk mengoperasikan delapan unit scanning tersebut.

Sementara itu, Sekertaris UN Sumsel 2017 Arwan menerangkan, perjalanan​ LJUN itu dari kabupaten/kota dikirim ke Disdik Sumsel lalu dilabeling (kumpulkan, dipilah, disusun) per sekolah baru kemudian discanning.

“Jadi mereka setelah selesai semuanya dikirim baru discanning. Paling tidak hari Sabtu (8/4) baru mulai discanning, karena harus dicek dulu ada kerusakan atau tidak pada LJUN tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Arwan menuturkan, ada satu orang teknisi alat scanning dari Puspendik bernama Suprianto untuk memastikan alat scanningnya dapat bekerja dengan baik. “Ia sudah datang sejak Senin (3/04) kemarin. Ia hanya berada disini selama tiga hari untuk memastikan alatnya bekerja maksimal,” imbuhnya. korankito.com/ejak/syym.