Bisa Dipercaya

Bupati PALI Janjikan Umroh Bagi Siswa Nilai Tertinggi Dalam UN

TINJAU UNBK: Bupati PALI Heri Amalindo (duduk berkopiah) memperhatikan seorang siswa saat mengikuti UNBK di SMK YPIP, Rabu (5/4). Foto/Imam

PALI – Bagi pelajar yang mampu mendapat nilai tertinggi dalam ujian nasional (UN) akan mendapat hadiah umroh gratis.

Hal itu disampaikan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo saat meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasisi komputer (UNBK) di SMK YPIP Peris, Talang Ubi, PALI, Rabu (5/4).

Berita Sejenis
1 daripada 8

Menurut Bupati  Heri yang dilakukannya semata-mata untuk memberikan motivasi kepada para peserta agar semakin giat belajar menghadapi UNBK.

“Kita dalam mendidik jangan hanya memberikan hukuman, tapi kita juga harus melakukan pemberian penghargaan kepada para pelajar yang berprestasi. Sehingga mereka (para pelajar- red) menjadi termotivasi dan tekun dalam belajar. Dan reward tersebut berlaku kepada seluruh peserta UNBK baik SMA ataupun SMK,” tutur Heri.

Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel itu juga menjelaskan, untuk pelaksanaan UNBK di Kabupaten PALI sejauh ini tidak ada hambatan.

“Alhamdulillah lancar. Tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja tadi ada dua unit komputer yang kehilangan sinyal. Untuk itu kami langsung menggantikan dua unit tersebut agar pelaksanaan besok tidak ada hambatan lagi,” tambahnya.

Selain itu, dalam meninjau tampak ada yang unik dimana sang bupati yang kebetulan menggunakan kemeja putih meminjam dasi salah seorang pelajar dan berpura-pura mengerjakan soal di depan komputer.

Hal itu dilakukan Heri lantaran memberikan semangat serta agar para peserta yang sedang mengikuti UNBK tidak tegang dan bisa menjawab soal-soal dengan benar dan hasilnya bisa lulus 100 persen.

Seperti diketahui, ada tiga SMK di Kabupaten PALI menggelar UNBK yakni SMK Yayasan Pendidikan Islam Pendopo (YPIP) dan SMKN 1 Penukal serta SMK Bina Bakti yang melaksanakan UNBK dengan menginduk ke SMK N 1 Penukal.

“Ada 51 pelajar yang ikuti UNBK di sekolah ini, jumlah komputer ada 17 unit ditambah tiga unit komputer cadangan. Jumlah itu sesuai persyaratan, yakni satu per tiga dari jumlah siswa yang ikuti UNBK,” ungkap Kepala SMK YPIP Robi Yanto.

Dijelaskan Robi, ada tiga sesi dalam pelaksanaan UNBK di sekolahnya. “Sesuai jumlah komputer yang ada, pelaksanaan UNBK di sekolah ini dibagi tiga sesi. Dan mudah-mudahan akan berjalan lancar,” jelasnya. korankito.com/imam/syym.