Bisa Dipercaya

Pengundian Pedagang Pasar Talang Kelapa Tidak Ada Titipan

Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat melakukan pengundian pedagang yang akan menempati kios/lapak di Pasar Talang Kelapa, Selasa (4/4). foto / Humas

 

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melakukan pengundian langsung nama-nama pedagang yang mendaftar untuk menempati kios dan lapak Pasar Talang Kelapa. Pengundian ini dilakukan Walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Untuk menghindari jual beli lapak pasar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Finda menegaskan, pedagang pasar tidak dipungut biaya sepeserpun. Dimana pedagang dipilih memang yang betul-betul ingin berjualan. Sehingga tidak ada oknum yang bermain dibelakang dengan mengatasnamakan pengelola pasar.

Berita Sejenis
1 daripada 4

“Saya ingin memastikan dengan pengundian ini bersih, tidak ada titipan siapapun. Selain itu, pedagang juga diprioritaskan masyarakat Talang Kelapa yang berdomisili di sini,” ujarnya, usai melakukan pengundian pedagang Pasar Talang Kelapa, Selasa (4/4).

Dikatakannya, masyarakat setempat dapat memanfaatkan pasar ini untuk memperbaiki perekonomian. Untuk itu, sambungnya, pedagang akan dievaluasi setiap tiga bulan untuk melihat apakah pedagang yang sama masih berjualan atau sudah berganti orang lain.

“Saya tidak ingin, nantinya pedagang malah mengganti pedagang lain. Jika tidak mau lagi berjualan, silahkan melapor ke PD Pasar dan mengembalikan surat kontrak kepada pengelola,” tegasnya.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum beruntung dan yang mendaftar namanya belum masuk jangan berkecil hati. “Nanti akan ada pengundian lanjutan dengan sisa 58 los basah dan 4 los kering. “Alhamdulillah dari 123 kios dan lapak sudah terisi, dari pendaftar sebanyak 159. Bagi yang namanya belum ada jangan berkecil hati, karena ada pengundian kedua,” jelasnya.

Sementara itu, Reli Mayasari (40), warga blok D No 12 perumahan Interbis mengaku senang karena mendapat kios urutan Nomor 1. Dirinya yang sehari-hari berjualan keliling menjajakan gula aren dan kopi ini berharap dapat meraup rezeki di Pasar Talang Kelapa.

“Ya, selama ini saya keliling dek jualannya. Saya memang ingin cari uang, tapi mudah-mudahan dengan adanya los ini dapat membantu perekonommian keluarga,” harapnya. Diakuinya, pedagang tidak dipungut biaya hanya retribusi untuk keamanan dan kebersihan Rp9.000.

Diakui Ardi (50) pedagang lainnya yang berjualan ayam potong berharap dapat berjualan dan mencari nafkah untuk keluarga. “Ya, alhamdulillah. Kalau selama ini saya pemasok ayam, sekarang kalau ada los bisa jualan sendiri,” kata warga Blok 4 RT 67 Talang Kelapa.

Total kios dan los yang diundi sebanyak 123, terdiri dari kios 29 unit, los basah 58 unit,  los kering 36 unit,  gudang 5 unit dan kantor kepala pasar 1 unit. Calon yang mendaftar sebanyak 367 yang terdiri dari, calon pedagang kios 100 orang,  calon pedagang los basah 24 dan calon pedagang los kering 35 orang. (korankito.com/amel)