Bisa Dipercaya

IKPM Sumsel di Yogyakarta Gelar Demo

Mahasiswa dan pelajar asal Sumsel di Yogyakarta menggelar aksi demo di halaman PN yogyakarta.foto/ist

Yogyakarta-Mahasiswa Sumatera Selatan yang berdomisili di Yogyakarta, yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Selatan (IKPM Sumsel) Yogyakarta, menggelar aksi solidaritas di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Aksi ini bertujuan untuk menuntut keadilan atas pengusutan kasus tewasnya Ilham Bayu Fajar (16), pelajar kelas IX SMP PIRI 1 asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Ilham tewas akibat aksi klitih (penyerangan dengan senjata tajam-red) yang terjadi belakangan ini. Pelaku klitih yang rata-rata merupakan siswa SMP dan SMA telah diamankan oleh pihak kepolisian Yogyakarta.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Mahasiswa perwakilan IKPM Sumsel menuntut agar aparat penegak hukum tetap memberikan sanksi yang setimpal, tanpa memandang usia pelaku dan memberi sanksi ringan.

Aksi solidaritas berjalan secara damai dan lancar, walaupun sempat diiringi turunnya hujan. Aksi ini diwarnai dengan orasi dari perwakilan IKPM Sumsel Yogyakarta. Mahasiswa yang hadir membawa spanduk dan karton bertuliskan sejumlah keluhan terkait suasana Yogyakarta yang kian hari kurang kondusif akibat maraknya aksi klitih. “Aksi ditujukan agar kasus tewasnya Bayu diusut tuntas oleh aparat dan aksi klitih tidak lagi marak di Yogyakarta,” ujar Ketua IKPM Sumsel Risky Veroza, Selasa (4/4).

Dalam aksi solidaritas ini, mahasiswa dari IKPM Sumsel Yogyakarta menyerukan lima tuntutan. Pertama, hentikan aksi klitih dan hukum pelaku seberat-beratnya. Kedua, kembalikan Yogyakarta berhati nyaman. Ketiga, pembunuhan adalah tindak kriminal, bukan kenakalan remaja. Keempat, aparat penegak hukum harus berlaku tegas dan adil. Terakhir, tangkap dan hukum aktor utama dari aksi klitih.korankito.com/mbam.drsd