Bisa Dipercaya

Dishub Rencanakan Pemasangan RPPJ Dua Bahasa

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Kurniawan. foto/Amel

Palembang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang tengah mempersiapkan pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) dalam dua bahasa. Dengan banyaknya event berskala nasional dan internasional yang digelar, Palembang mulai dikenal luas ditingkat lokal maupun mancanegara. Sehingga dapat menjadi rujukan untuk para pelancong yang ingin datang melihat Kota Palembang yang sedang menuju untuk menjadi kota Internasional.

 
“Yah, kita sudah persiapkan untuk pemasangan RPPJ dalam dua bahasa yakni dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia,” ungkap Kepala Dishub Kota Palembang Kurniawan, Selasa (4/4).
 
Ia menjelaskan sudah ada puluhan RPPJ dalam bahasa Indonesia yang terpasang sebagai penujuk arah untuk warga Palembang dan warga luar Palembang yang akan mengunjungi suatu tempat. Dimana RPPJ ini dipasang ditepi jalan dan dipersimpangan jalan. Seperti di Jalan Merdeka, Jalan Kolonel Atmo, Jalan Parameswara yang merupakan titik terluar dari Kota Palembang. Sehingga memudahkan warga agar tidak tersesat lokasi yang dituju.
 
“Untuk RPPJ yang dipasang di persimpangan titik terluar Palembang agar memudahkan pendatang yang akan masuk ke Kota Palembang agar tidak tersesat,” katanya.
 
Sedangkan pemasangan RPPJ dalam dua bahasa untuk memudahkan pengunjung dari luar negeri seperti turis-turis mancanegara, mahasiswa dari luar negeri yang datang dan akan belajar di Kota Palembang yang belum terlalu mengerti dengan Bahasa Indonesai. Sehingga saat akan mendatangi suatu tempat tidak tersesat. Misalnya akan menuju ke bandara, masjid dan lain-lainnya.
 
“Apalagi akan banyak peserta dari luar negeri dalam event Asian Games 2018 nanti yang datang ke Palembang. Mereka ini sudah pasti akan melihat-lihat tempat di Palembang yang dianggap menarik. Karena itu RPPJ dua bahasa itu dapat membantu mereka sebagai penunjuk arahnya,” imbuhnya.
 
Hanya saja jelas Kurniawan untuk pemasangan RPPJ dalam dua bahasa ini belum bisa terlaksana dalam waktu dekat. Pasalnya belum selesainya pembangunan di Kota Palembang saat ini mengharuskan pihaknya menunda dulu untuk memasang RPPJ dalam dua bahasa. Terlebih lagi pembangunan mega proyek Light Rail Transit (LRT) yang masih dalam tahap progres pembangunan.
 
“Berkemungkinan RPPJ dalam dua bahasa ini akan dipasang setelah pembangunan LRT selesai . Kalau sekarang belum memungkinkan, kita selesaikan satu-satu dulu setelah itu baru kita selesaikan yang ada diprogram kita. Pastinya sebelum Asian Games nanti sudah terpasang semua. RPPJ nanti akan kita ganti menjadi dua bahasa semua Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ,” katanya.
 
Sementara itu, Sekretaris Dishub Kota Palembang Agus Supriyanto mengatakan dalam rangka menjelang Asian Games 2018 Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah mulai melakukan penataan. Agar saat pelaksanaan Asian Games nanti tidak ada lagi kendala yang dapat menjadi gangguan keamanan.
 
“Untuk saat ini kita sudah memasang lima CCTV ditiap persimpangan,” ujarnya.
 
Kedepan pihaknya kembali akan menambah pemasangan 10 CCTV lagi di 10 titik-titik jalan nasional dan jalan provinsi. Seperti di Jalan Angkatan 45  dan Jalan Merdeka yang merupakan jalan provinsi serta Jalan Demang Lebar Daun dan Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan jalan nasional.
 
“10 CCTV itu akan kita pasang di simpang empat dan simpang lima seperti di Jalan Angkatan 45, simpang parameswara, simpang bandara mas, simpang bandara, simpang angkatan 66, simpang rajawali, Underpass, Pusri dan fly over Jakabaring,” tukasnya. (korankito.com/amel)