Bisa Dipercaya

Dijambret Dekat Kantor Polsek, Ponsel Melayang

Korban jambret saat melapor ke Polsek SU I.foto/deny

Palembang-Meski lokasinya kurang lebih 100 meter dari Mapolsek Sebrang Ulu (SU) I, Palembang, kawanan pelaku jambret tidak takut menjalankan aksinya.

Kali ini, korban para begundal jalanan adalah Sri Kurnia (22), warga Jalan Panca Usaha, Lorong Wakaf IV, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Ia pun harus kehilangan sejumlah barang berharga yang diletakkan di dalam tas.

Berita Sejenis

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

Butuh Uang Dua Sahabat Nekat Menjambret  

Usai Beraksi Jambret Didor Tim Tupai

1 daripada 21

Usai kejadian, Sri membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek SU I, Palembang, Minggu (2/4) sekitar pukul 09.00.

Di hadapan petugas, korban mengatakan kejadian itu berawal saat ia hendak berangkat ke tempatnya bekerja dengan mengendarai sepeda motor, sekitar pukul 07.00.

Namun, saat hendak memutar arah di Jalan KH Wahid Hasyim, tepatnya beberapa meter dari Mapolsek SU I Palembang, korban dipepet dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor juga.

“Saya mau memutar balik di sana, tiba-tiba pelaku memepet dan lansung merampas tas saya,” jelas Sri saat membuat pengaduan di SPKT Polsek SU I Palembang.

Sri menambahkan, sempat teradi aksi tarik-menarik, namun karena kalah tenaga ia pun merelakan dua unit ponsel, dompet, serta surat penting lainnya.
“Beberapa kali mereka menarik tas saya. Saya akhirnya terjatuh dan pelaku langsung kabur ke arah Stasiun Kertapati. Sempat teriak tapi tidak ada yang menolong,” ujar wanita yang bekerja di toko roti kawasan 7 Ulu ini.

Menurut korban, ketika itu dirinya sempat mengejar kawanan pelaku, namun kehilangan jejak.

“Saat saya terjatuh mereka sempat melihat. Jokinya memakai helm dan mengenakan jaket hitam. Sedangkan yang menarik tas saya orang yang dibonceng. Ciri-cirinya rambut panjang, tinggi besar,” tuturnya.korankito.com/depe/drsd