Bisa Dipercaya

Diisukan Gagal Datangkan Marquee Player, SFC Bungkam

Sekretaris Tim Sriwijaya FC Ahmad Haris. Foto/Resha

Palembang – Sriwijaya FC sepertinya tertutup rapat soal apakah manajemen akan memanfaatkan kesempatan untuk mengambil slot marquee player yang telah disediakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Padahal, beberapa klub sudah menggunakan kesempatan itu guna mendongkrak pamor, disamping menambah kekuatan tim. Seperti Persib Bandung yang berani mendatangkan Michael Essien dan Carlton Cole.

Berita Sejenis
1 daripada 3.102

Sebagai tim papan atas, Sriwijaya FC sudah seharusnya mengambil kesempatan dengan mengisi slot 2 + 1 + 1. Yaitu, dua pemain asing non-Asia, satu pemain Asia dan satu marquee player. Bahkan ada regulasi baru yang memperbolehkan merekrut lima pemain kelas dunia.

Saat ini, tiga pemain asing yang bermukim di Sriwijaya FC baru Alberto ‘Beto’ Goncalves, Hilton Moriera dan Yuu Hyunkoo. “Gak, belum ada rencana. Nantilah kita bahas,” terang Sekretaris Tim Sriwijaya FC Ahmad Haris ketika dihubungi Koran Kito, Senin (3/4).

Padahal, kesempatan untuk mendatangkan pemain dunia sekelas Essien bukanlah tidak mungkin bagi Laskar Wong Kito. Seperti yang dilaporkan oleh majalah kenamaan Forbess, Sriwijaya FC meraih peringkat keenam sebagai klub terkaya di Indonesia.

Marquee Player itu juga bisa mendongkrak pendapatan tim. Dengan adanya pemain bintang, apalagi level dunia, pihak sponsor tentu akan ramai-ramai menjalin kerjasama kepada tim yang berimbas pada pemasukan tim. Selain itu, kekuatan tim jelas akan terdongkrak.

Sehingga, dalam launching yang akan dilakukan oleh manajemen Selasa (4/4) esok, sepertinya skuad Sriwijaya FC tidak akan mengalami banyak perubahan apalagi kejutan. Bisa saja manajemen mendatangkan marquee player namun untuk saat ini manajemen pun belum bisa memastikan.

“Paling ada satu dua yang dipertimbangkan. Tapi marquee player belum, kita bahas nantilah,” pungkasnya. (korankito.com/resh/fran)