Saat Transaksi Narkoba, Amril Ditangkap Polisi

Barang bukti narkoba yang disita anggota Polres Pagaralam.foto/repi

Pagaralam-Meski sudah banyak tersangka kasus narkoba yang ditangkap polisi, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Pagaralam masih saja tinggi.

Buktinya, Polres Pagaralam kembali menangkap Amril (48), warga Desa Gunung Agung Patuh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Tempo Utara, Sabtu (1/4) malam, di Jalan Lintas Pagaralam-Tanjung Sakti. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 paket shabu shabu seberat 1,5 gram, charger hape dan kertas kuning untuk menyimpan barang haram tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 21.30, Amril sedang menunggu seorang pelanggan. Mendapat informasi tersebut, anggota Polres Pagaralam mendatangi lokasi dan mendapati gerak gerik tersangka yang mencurigakan. Dengan sigap petugas menangkap dan menggeledah tersangka.

Amril pun tak bisa mengelak dan menyerah karena kedapatan membawa shabu shabu yang disembunyikan di dalam charger hape. Ia lantas digelandang ke Mapolres Pagaralam.

Kapolres Pagaralam AKBP Pambudi melalui Kasat Narkoba AKP Boby Eltarick didampingi KBO Ipda Ramai menjelaskan, penangkapan Amril berkat informasi dari masyarakat. “Kita beri apresiasi setinggi-tingginya masyarakat yang berani beri informasi. Kepada kepolisian dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman dan bahaya narkoba,” terangnya.

Menurut Bobby, tersangka merupakan pemain lama saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan untuk proses hukum selanjutnya. “Tersangka melanggar pasal 112 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Pemberantasan Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama 20 tahun, minimal 5 tahun,” katanya.korankito.com/repi/drsd