Mengaku Ratu Sinuhun, Kamelia Bacok Tetangga

Palembang – Berdalih kesurupan roh halus Ratu Sinuhun, Kamelia Fitriana Sari (30) nekat membacok tetangganya RM Asari (30) yang tinggal di depan pasar buah Jakabaring, Jalan Pangeran Ratu, Kecamatan SU I Palembang.  Atas ulahnya itu, Kamelia digelandang anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek SU I Palembang ke ruang unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (2/4) sekitar pukul 16.00.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Kamelia yang berpura-pura mengaku sebagai Ratu Sinuhun ini mengatakan ia nekat membacok Asari. Lantaran, korban yang terlebih dahulu mengganggu cucunya. “Saya ini roh halus Ratu Sinuhun, kenapa dia menggangu cucu saya (Kamelia_red) terlebih dahulu. Dia menendang, memukuli cucu saya. Jadi, itu akibatnya,” dalih Kamelia saat ditanyai petugas kepolisian.

Kamelia megungkapkan, ketika itu cucunya tersebut baru saja pulang dari berbelanja kebutuhan sehari-hari. Kemudian, melihat korban sedang terlibat keributan dengan istrinya Desi Agustini (25).

“Mereka itu sedang ribut mulut, tetapi kenapa cucu saya yang menjadi sasarannya. Awas kalian semua sudah kurang ajar dengan saya, akan saya bunuh semua,” katanya sambil menunjuk awak media yang sedang meliput.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan pelaku berawal saat kedua suami-istri tersebut sedang terlibat keributan, sekitar pukul 14.00. Diduga, Kamelia melempari rumah Asari dengan menggunakan batu.

“Kami sedang ribut, tiba-tiba ada yang melempar dengan batu. Pas, keluar rumah memang sedang ada dia, jadi suami saya mengira dia yang melempar rumah. Dan terjadi keributan suami saya dengan dia,” ucap Desi.

Melihat keduanya ribut, lanjut Desi, ia sempat melerai pertengkaran tersebut. Namun, ketika suamianya hendak pulang ke rumah, pelaku langsung membacoknya di bagian kepala dan tangan sebelah kanan.

“Saya pisahkan mereka berdua, pas suami saya mau pulang kerumahnya. Dia langsung membacok dua kali di kepala dan tangan. Dia sehari-hari normal saja, tidak sakit dan tidak pernah kemasukan apa-apa,” katanya.

Akibat dari kejadian itu, Asari dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI guna mendapat perawatan atas luka yang dialaminya tersebut.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima serahan pelaku. Saat ini pihaknya masih memintai keterangan dari korban dan pelaku sendiri.

“Korban juga sudah membuat laporan dengan kita, saat ini anggota kita sedang melakukan pendalaman kasus ini dan melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, termasuk saksi yang melihat kejadian itu,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel).