Lacak Pelanggaran, Dishub Pasang CCTV

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Kurniawan. foto/Amel

Palembang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang akan memasang 10 unit CCTV yang akan disebar di titik jalan utama. Pasalnya masih banyak ditemukannya pengendara yang tidak patuh akan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, hingga saat ini sudah ada lima CCTV yang sudah dipasang diantaranya, di Simpang lima DPRD Sumsel, Simpang Charitas, Simpang Polda, Simpang Sekip dan Jalan Sudirman tepatnya di Masjid Agung. Melalui CCTV, pengendara dapat dilacak hingga plat nomor kendaraan terlilhat.
“Penempatan CCTV ini diruas jalan yang tingkat kendaraannya paling tinggi. Selain melihat titik kemacetan kita juga bisa melacak pelanggaran, biasanya banyak terjadi oleh Angkutan Kota (Angkot) dan kendaraan umum lainnya,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menjelaskan pemasangan 10 unit CCTV ini akan tersebar di ruas jalan nasional. Dimana sebetulnya Kota Palembang membutuhkan banyak CCTV untuk memantau terjadinya pelanggaran lalulintas.
“Idealnya, kita butuh 48 titik yang akan dipasang di ruas jalan nasional dan jalan utama lainnya,” bebernya.
Sambung Kurniawan, pihaknya akan mengusulkan kembali ke Kementrian untuk tambahan CCTV lainnya. Dikatakannya, CCTV ini persiapan untuk Asian Games 2018 mendatang. “Mudah-mudahan tahun depan bisa 48 titik terpasang,” harapnya.
Kurniawan menjelaskan, CCTV ini kecanggihan atau keunggulannya selain dapat melacak pelanggaran atau tingginya tingkat lalulintas di suatu titik, juga dapat melihat langsung secara detil pengendara.
“Kita bisa memantau dari operator dari Dishub. Melalui mata kamera ini, mudah-mudahan memberikan kemudahan bagi kita untuk bekerja agar Palembang dapat terhindar dari penyebab kemacetan,” katanya.
Dia menambahkan, bahkan Walikota Palembang juga dapat mengintai melalui CCTV yang akan terpasang. Kedepan kata Kurniawan akan terintegrasi dengan Coman Center Smart City yang dibangun oleh Kominfo Kota Palembang.
“Nah, mudah-mudahan dengan CCTV dapat mempermudah kerja kita. Tapi kita tetap menurunkan personil untuk memantau langsung kondisi di lapangan, jika terjadi crowded di lapangan bisa diatasi dengan cepat,” tukasnya. (korankito.com/amel)