Ketagihan Judi ‘Online’, Hendro Embat Uang Perusahaan Rp118 Juta

Tersangka Yoyo diamankan anggota Polsek IB II.foto/rian

Palembang-Lantaran sering kalah bermain judi online permainan bola kaki, Hendro Saputra alias Yoyo (29), warga Komplek Kencana Damai Blok 9, Sukamaju, Kecamatan Sako ini, menggelapkan uang milik PT Bina Sukses Jaya, sebesar Rp118 juta.

Menurut Hendro, modus yang digunakan untuk menggelapkan uang tersebut dengan cara mengelabui para konsumen di beberapa daerah. Dengan modal nota dua rangkap, Yoyo mengelabui pihak perusahaan tempatnya bekerja itu.

“Saya bekerja sebagai marketing sering ke daerah Batu Raja, Lahat, dan Prabumulih. Karena pernah kalah judi, jadi saya pakai uang pembayaran konsumen itu untuk judi. Tapi tambah kalah. Sementara untuk ke kantor dibayarkan setengah-setengah,” ungkapnya saat gelar tersangka di Mapolsek IB II, Palembang, Minggu (2/4).

Setelah menggelapkan uang tersebut dirinya tiga bulan tidak datang ke kantor. Ia juga tidak mengetahui pihak kantor sudah melaporkan atas perbuatannya tersebut.

“Ditangkap di rumah kemarin. Uang yang saya gelapkan itu pembayaran konsumen dari bulan sebelas 2016 rata-rata uang itu saya habiskan untuk judi,” ungkapnya.

Kepala Polisi Sektor IB II Kompol Mayestika melalui Panit Reskrim Ipda Lebi mengatakan, aksi yang dilakukan tersangka merupakan penggelapan dalam jabatan.

“Dia menyetorkan pembayaran ke kantornya tidak penuh. Dan para konsumennya juga percaya dengan nota yang diberikan tersangka, padahal nota itu tanpa cap dari perusahaan,” ujarnya.

Lebi menambahkan, setelah tersangka lama tidak datang ke kantor, pihak kantor mencurigainya lalu melaporkan tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku uang yang digelapkannya Rp118 juta. Tapi pihak perusahaan mengatakan Rp170 juta, untuk kasus ini masih akan kita selidiki lagi. Tersangka kita jerat dengan pasal 372, 374 dan 378 KUHP,” pungkasnya.korankito/rian/drsd