Gelapkan Uang Rp225 Juta, Hairul Digelandang Ke Polresta

Palembang – Hairul (45) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Warga Jalan Sungai Gerong, Kecamatan Plaju Palembang ini dilaporkan Asnawi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang yang mengaku tertipu dengan ulah Hairul yang menjanjikan pekerjaan sebagai satpam pada PT Pertamina Samtan Gas.

Berdasarkan data dihimpun, kejadian berawal saat korban berkenalan dengan pelaku Hairul yang mengaku dapat memasukan orang bekerja sebagai petugas keamanan di perusahaan tersebut.

Merasa percaya dengan ucapan yang dilontarkan oleh pelaku, korban pun mencari 28 orang yang ingin bekerja. Dengan menyetorkan sejumlah uang sebagai syarat untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut.

“Bervariasi, ada yang mengumpulkan uang sebesar Rp 5 juta ada juga yang Rp 10 juta. Kalau ditotalkan mencapai Rp 225 juta,” kata Asnawi di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Sabtu (1/4).

Setelah uang yang diminta terkumpul semua, Asnawi pun menyerahkan uang tersebut kepada pelaku di salah satu minimarket yang berada di kawasan Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju Palembang, Agustus 2015 silam.

Namun, setelah uang tersebut diserahkan. 28 orang yang dijanjikan pelaku untuk menjadi petugas keamanan tersebut tak kunjung bekerja. Bahkan, para pekerja tersebut diberikan kartu identitas fiktif.

Merasa telah tertipu dengan ulah pelaku ini, Asnawi terpaksa melaporkan pelaku kepihak kepolisian. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum.

Pelaku Hairul saat dimintai konfirmasi tidak memberikan jawaban apapun. Lantaran, ia mengeluh sakit di bagian dada. “Nanti ya pak, saya lagi sakit,” katanya sambil memegang dada.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima serahan pelaku. “Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan oleh anggota kita,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel)