Habis Masa Kepengurusan Dua Cabor Terancam Tak Bisa Ikut Porprov 2017

Rapat sosialisasi Porprov dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (cabor) Sumsel dengan panitia pelaksana Porprov di gedung KONI Sumsel, beberapa waktu yang lalu

 

Palembang – Cabang olahraga (cabor-red) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Sumsel terancam tak bisa mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar November mendatang. Pasalnya, kedua cabor ini telah habis masa kepengurusan sejak Februari 2016 lalu.

Kepala Bidang Organisasi KONI Sumsel, Asdit Abdullah mengatakan, saat ini ada lima anggota KONI yang telah habis masa kepengurusan. Yakni, Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) November 2013, Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Januari 2016, Perbasi Februari 2016, Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) April 2016, dan Perbakin Oktober 2016.

“Himbauan kami, diharapkan cabor dan organisasi yang masa kepengurusanya telah habis dan akan habis segera menyelenggarakan musyawarah provinsi. Supaya dapat tertib administrasi dan tertib organisasi,” ujar Asdit, Kamis (30/3).

Pasalnya dengan berakhirnya masa kepengurusan ditambah dengan belum melaksanakan musyawarah provinsi (musprov), maka sesuai dengan AD/ART Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumsel pasal 32 ayat 2 maka cabor atau organisasi fungsional anggota KONI hak-haknya hilang sebagai anggota.

“Yah hak-hak itukan meliputi kegiatan KONI, seperti Porprov, PON, Rapat anggota. Sayang sekali kalau kena sanksi sehingga tidak bisa mengikuti itu,” tambahnya

Menurutnya, saat ini ada 52 anggota KONI yang terdiri dari 47 cabor dan lima organisasi fungsional. Dari 52 anggota tersebut, lima diantaranya sudah habis masa kepengurusan dan sembilan yang akan habis ditahun 2017.

Kesembilan kepengurusan yang akan habis di 2017 mendatang yakni KONI Banyuasin april 2017, KONI Prabumulih Juli 2017, Pagaralam Oktober 2017, Palembang Oktober 2017. Ditambah Taekwondo Maret 2017, Perwosi april 2017, Forki juli 2017, FPTI Juli 2017, PSAWI Desember 2017.

“Prestasi terbaik dapat dicapai dari organisasi yang baik. Karena untuk menjadi pengurus suatu cabor dibutuhkan orang yang bisa mendedikasikan waktu, tenaga dan fikiranya untuk olahraga. Kita sedang mencari figur seperti itu,” ungkapnya

Saat ini, untuk anggota KONI yang habis masa kepengurusan. KONI telah mengirimkan surat, supaya dapat segera menyelenggarakan musprov. Bahkan KONI bersedia membantu dalam penyelenggaraan Musprov dan mencarikan kandidiat calon pengurus.

“Sangat sayang, karena ini untuk kebaikan kita semua supaya lebih baik dalam berorganisasi,”pungkasnya.(korankito.com/resh/amel).