SK PNS Palsu Beredar di Empatlawang

SK pengangkatan PNS palsu yang seolah-olah dikeluarkan pihak Kemendagri.foto/rodi

Empatlawang-Masyarakat Kabupaten Empatlawang diminta waspada dan tidak mudah percaya dengan iming-iming diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, jika tidak hati-hati bukan tidak mungkin iming-iming pengangkatan menjadi PNS ini merupakan penipuan gaya baru.

Setidaknya inilah yang terjadi di Kabupaten Empatlawang baru-baru ini. Ada warga yang menjadi korban penipuan karena sudah memegang Surat Kuputusan (SK) palsu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang menyatakan pengangkatan dirinya sebagai CPNS di Kabupaten Empatlawang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Nanusia (BKPSDM) Empatlawang, Januarsyah Hambali, mengatakan, beberapa hari terakhir ini pihaknya sempat menerima warga yang membawa SK dari Kemendagri. “Ada SK PNS palsu dari Kemaedagri, padahal selama ini tidak pernah ada pihak  kementerian yang mengeluarkan SK pengangkatan PNS,” tegasnya, Rabu (29/3).

Januarsyah menjelaskan, pihaknya sudah menghubungi BKN dan menanyakan perihal SK dan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang tertera dalam SK yang dimaksudkan. “BKN sudah memastikan, SK dan NIP itu palsu dan tidak terdata di BKN,” jelasnya.

Ia menambahkan, hanya Bidan PTT yang diangkat sebagai PNS tahun ini. Itupun semua urusan diatur atau diurus oleh BKPSDM Empatlawang bukan sebaliknya. “Jadi bukan tiba-tiba ada penempatan dari Kementerian, prosesnya terlebih dahulu dari kita,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, masyarakat tidak mudah percaya dengan sindikat pemalsu SK tersebut apalagi sampai memberikan sejumlah uang. “Jangan sampai, karena ini sudah kita laporkan ke KemenPAN ternyata memang palsu,” ucapnya.

Menurut Januarsyah, jika masyarakat sudah terlanjur mendapatkan SK tersebut, segera laporkan. “Segera laporkan, karena saya yakin ini sindikat dan tidak cuma satu SK itu,” tegasnya.korankito.com/rodi/drsd