Bisa Dipercaya

Mesin Pengangkut Sampah Sukawinatan Rusak

Puluhan truk sampah terpaksa mengantre untuk masuk ke TPA Sukawinatan lantaran alat berat di lokasi pembuangan sampah ini rusak.foto/wahyu

Palembang – Lantaran alat berat pengangkut sampah yang biasanya digunakan untuk menyusun sampah rusak, puluhan mobil pengangkut sampah mengantre panjang di Jalan Noerdin Pandji untuk masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan.

Pantauan di lapangan dari tiga alat yang dioperasikan saat ini satu alat mengalami kerusakan. Tentu saja hal ini membuat para pengangkut sampah yang biasanya bolak-balik mengangkut sampah di kota Palembang harus bersabar.

Berita Sejenis
1 daripada 5

Hal itulah yang dialami Jon, yang datang ke TPA Sukawinatan sejak pukul 13.00, ia baru bisa membuang sampah yang ia bawa sekitar pukul 17.00. Padahal, biasanya dalam sehari ia bisa empat kali bolak-balik membuang sampah ke TPA Sukawinatan tersebut.

“Memang sih tidak berpengaruh gaji, cuma kesal saja kalau harus menunggu lama-lama,” ujarnya saat dibincangi, Kamis (30/3).

Jon berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dapat segera memperbaiki mesin tersebut, agar ia bisa beraktifitas seperti biasa. “Kalau normal kan enak juga bekerja, mesin ini sudah dua hari rusak,” katanya.

Sementara itu  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faisal AR membenarkan mesin pengangkut dan penyusun sampah tersebut mengalami kerusakan. “Sama seperti badan, kadang kala ada pegelnya juga, sama seperti mesin yang kadang rusak,” terangnya.

Menurut Faisal, kerusakan mesin ini sudah terjadi dari Rabu (29/3) malam, dan hal ini diperparah setelah satu mesin tersebut juga mengalami kerusakan.

“Jadi tiga, semalem (Rabu 29/3) itu sudah rusak, tidak mungkin dalam semalam diperbaiki, pagi-pagi malah rusak lagi mesin satunya. Kita sekarang sudah berusaha memperbaiki. Memang ada antrean mobil pengangkut sampah, namun tidak terlalulah. Mudah-mudahan besok sudah selesai semua,” harapnya.

Faisalpun menegaskan, meski ada salah satu mesin di TPA Sukawinatan mengalami kerusakan, tak membuat operasional DLHK terganggu. Petugas masih bertugas seperti biasa mengangkut sampah di kota Palembang. “Tidak ada masalah bagi warga. Sampah di runah-rumah masuarakat tetsp diangkut,” katanya.korankito.com/amel/drsd