Komplotan Begal Sadis Ditangkap, 1 Tewas Ditembak

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat jumpa pers penangkapan begal sadis.foto/krdo

Palembang-Komplotan begal sadis yang menewaskan pengusaha karet berhasil diringkus jajaran Polda Sumsel. Lima dari delapan pelaku berhasil di tangkap Direktorat Reserse kriminal Umum Polda Sumsel. Bahkan satu di antaranya tewas ditembak setelah terlibat aksi baku tembak dengan petugas. Satu pelaku lainnya tewas tenggelam setelah kabur dari sergapan petugas, Rabu (29/3).

Identias pelaku yang tewas dalam baku tembak adalah Suwarno alias Warno (23), warga Desa SP6 HTI, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas.
Sedangkan pelaku yang diduga tewas tenggelam di Sungai Ogan di Baturaja, Ogan Komering Ulu adalah Minok. Saat ini jenazahnya masih dicari oleh pihak kepolisian.

Sementara tiga tersangka yang berhasil ditangkap adalah Junarso (39), warga Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahyang Provinsi Bengkulu, yang mengalami luka tembak di kaki. Paryadi (41), warga Desa Jejarab Baru, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musirawas, yang juga ditembak di kaki kiri. Kemudian Sugiman (29), warga Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahyang, Kabupaten Musirawas.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa lima pucuk senjata api rakitan, sisa uang hasil rampokan Rp5 juta, satu unit mobil Xenia dan dua sepeda motor, serta satu unit truk milik korban.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dalam gelar ungkap kasus yang digelar di RS Bhayangkara, Palembang, mengatakan, para pelaku perampokan terbilang sangat sadis dalam melakukan aksinya. Mereka tak segan-segan menyakiti para korbannya.

“Mereka ini dikenal sangat sadis di wilayah operasi mereka. Saya melihat ini merupakan perbuatan yang sangat biadab. Alhamdulillah lima dari delapan tersangka berhasil dibekuk oleh Tim Rimau. Satu di antaranya tewas dan satu lagi diduga tewas tenggelam ke sungai, namun jasad tersangka masih dicari. Saat ini masih ada tiga pelaku lain yang buron,” ungkap Kapolda Agung, Kamis (30/3).korankito.com/krdo/drsd