Dana BOK Kerap Tak Dimanfaatkan Puskesmas

LahatKepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lahat dr H Rasyidi Amri didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Taufik M Putra, dan Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi, Agustia Ningsih, menegaskan, dalam kenyataan di lapangan urusan kesehatan masyarakat terkendala dengan pendanaan.

Padahal Pemerintah Pusat (PP) dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengalokasikan dana bantuan operasional kesehatan (BOK).

“Hanya saja, dana BOK yang disampaikan ke masing-masing puskesmas dalam operasional kesehatan, kerap kali, tidak dimanfaatkan secara maksimal dalam membantu masyarakat, terutama sekali, bayi dan ibu,” ungkap dia, Rabu (29/3).

Rasyidi berharap tenaga kesehatan dalam melakukan pertemuan dengan pimpinan puskesmas menyampaikan hal tersebut. Jika nantinya tidak diindahkan, maka silakan memberitahu Dinkes.

“Karena kalau puskesmas dimaksud tidak mendukung sepenuhnya, maka, akan dialihkan anggaran tersebut kepada puskesmas yang mau menjalankannya,” urainya.

Sedangkan guna mengantisipasi tingginya angka kematian bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI), bidan desa harus proaktif dengan turun langsung ke lapangan. “Untuk membantu persalinan maupun pemberian asupan makanan bergizi kepada bayi baru lahir,” pungkas H Rasyidi.korankito.com/ujang/drsd