Polsek Talang Ubi Ringkus Bandar Narkoba

Dua tersangka kasus narkoba yang diamankan anggota Polsek Talang Ubi.foto/imam

PALI-Jajaran Polsek Talang Ubi dipimpin langsung Kanitreskrim Iptu Rusli menggrebek sebuah kontrakan di Talang Ubi Bawah, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kabupaten PALI, yang diduga sering dijadikan tempat transaksi narkoba, Senin (27/3)  dinihari.

Dalam penggrebekan tersebut, polisi mengamankan seorang pria dan seorang wanita, diduga kuat pengedar shabu-shabu. Dari hasil penggeledahan tersebut juga didapati barang kuti dua bungkus plastik bening ukuran sedang berisi kristal putih diduga shabu-shabu seharaga Rp2,1 juta, dan enam bungkus lainnya yang diperkirakan masing-masing seharga Rp4 juta, Rp 1,5 juta, Rp800 ribu, Rp500 ribu serta uang tunai sebesar Rp8,949 juta.

Pelaku yang diamankan polisi yakni Anton (36), warga Bhayangkara Kelurahan Pasar Bhayangkara, dan Kurnia (40), warga Talang Ubi Bawah Kelurahan Talang Ubi Selatan.

“Pelaku memang sudah intai, karena menurut informasi yang kita dapatkan,  kontrakan milik pelaku sering dijadikan tempat transaksi narkoba,” ungkap Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusli, Senin (27/3/2017).

Dijelaskannya dari pengakuan pelaku Kurnia, barang haram tersebut didapat dari Anton. Sedangkan Anton mengaku narkoba tersebut didapat dari Ir, warga Desa Air Itam, Kabupaten PALI yang kini menjadi buronan.

“Dua pelaku terancam pasal 114 juncto 112 KUHP dengan hukuman di atas 15 tahun penjara,” tutupnya.

Di hadapan polisi, pelaku Anton mengaku dirinya baru dua bulan setengah menjadi pengedar shabu. “Kalau pil ineks hanya untuk konsumsi sendiri, tapi kalau shabu sudah dua bulan lebih aku jual di wilayah kota Pendopo, yang kebanyakan pegawai sopir perusahaan hutan produksi,” ujarnya.korankito.com/imam/drsd