Kepepet, Eko Curi Aki Untuk Biaya Istri Melahirkan

Tersangka Eko (baju biru) yang kedapatan mencuri aki diamankan di Polsek IT II, Palembang.foto/krdo

Palembang-Untuk biaya istri melahirkan, Eko Saputra (30), yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi nekat mencuri aki mobil truk yang terpakir di pinggir jalan.

Sebelum kejadian, Eko sedang beristirahat di Jl Rajawali, Kecamatan IT ll, Palembang, usai berkeliling mencari pekerjaan.

Saat itu Eko melihat mobil truk yang sedang terparkir di pinggir jalan dan melihat aki mobil truk tersebut hanya diikat menggunakan tali. Eko langsung berpikir untuk mencuri aki tersebut.

Namun saat melepaskan ikatan aki tersebut, aksinya diketahui oleh pemilik mobil. Ia pun berusaha kabur dan meninggalkan aki yang sudah sempat dicurinya. Namun, teriakan pemilik mobil terdengar anggota Polsek IT II, Palembang, yang sedang melaksanakan patroli.

Pelarian Eko akhirnya terhenti setelah ditangkap anggota Polsek IT II Palembang. Beruntung saat itu tersangka langsung diamankan anggota Polsek sebelum massa yang kesal ingin menghakiminya.

Di hadapan petugas, Eko mengaku sudah tak tahu lagi kemana harus mencari uang untuk biaya istrinya melahirkan. Hingga ia berpikir untuk mencuri aki tersebut saat tengah beristirahat mencari pekerjaan.

“Awalnya saya istirahat karena kecapean mencari pekerjaan, ketika melihat mobil itu terparkir akhirnya muncul niat untuk mencurinya. Ketika baru mengangkat aki itu, pemilik mobil melihat dan langsung berteriak,” ungkap Eko ketika diamankan di Polsek IT II Palembang, Selasa (28/3).

Kini Eko menyesal karena tak bisa menemani sang istri  melahirkan anak pertamanya. “Menyesal sekali, akibat mencuri saya tidak bisa menemani istri saya melahirkan di rumah sakit,” ujarnya.

Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya menjelaskan, motif tersangka diketahui karena tidak memiliki uang dan sudah kepepet untuk persiapan persalinan sang istri yang tinggal menunggu waktu untuk melahirkan.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, motifnya karena himpitan ekonomi, dan beruntung saat tertangkap, tersangka langsung kita amankan, belum sempat dihajar massa. Saat ini tersangka dan barang bukti satu aki sudah kami amankan di Polsek IT II Palembang dan tinggal proses hukum selanjutnya,” pungkasnya.korankito.com/krdo/drsd