Bisa Dipercaya

Dua Tahun Buron Jadi Pengendara Bentor, Pembunuh Akhirnya Ditangkap

Iwan, pengendara bentor yang menjadi tersangka pembunuhan.foto/deny

Palembang- Setelah sempat buron selama dua tahun, Iwan (37), ditangkap anggota Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, Senin (27/3) sekitar pukul 21.00.
Tersangka Iwan telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Suprapto (44), warga Jalan Sentosa, Gang Depok III, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, pada Juni 2015 silam.

Berdasarkan pengakuan Iwan, aksi pembunuhan itu bermula ketika ia bersama korban sedang asyik menikmati minuman keras (miras) di kawasan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang.

Berita Sejenis

Tanya Selisih Gaji, Kuli Angkut Bunuh Atasan

Bela Warga, Penjaga Malam Tikam ‘Preman Kampung’

Petani Tewas Bersimbah Darah

1 daripada 30

“Waktu itu kami sedang minum-minuman keras, lalu terjadi selisih paham masalah omongan,” katanya saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Selasa (28/3) siang.

Saat bertemu kembali dengan korban di area parkir Masjid Agung Palembang, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Iwan langsung menikam Suprapto berulang kali.

“Saya bertemu dengan dia dan langsung saya tikam di pinggang kanan, pundak, ulu hati dan bagian kepala,” tambah Iwan.

Kemudian, ia melarikan diri dengan becak motor (bentor) miliknya sedangkan korban yang sudah terluka sempat mengendarai sepeda motornya ke arah kawasan 19 Ilir Palembang. “Saya tidak tahu kalau dia meninggal dunia,” tuturnya.

Iwan mengatakan, setelah melakukan pembunuhan itu dirinya tidak melarikan diri kemana-mana. “Kejadian itu sudah dua tahun yang lalu, saya tidak lari hanya narik bentor di 10 Ulu, tapi selalu pakai topi,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. “Pelaku sudah kita amankan dan dalam pemeriksaan petugas. Tersangka terancam dikenakan pasal 338 KUHP Jo 351 (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkasnya. korankito.com/depe/drsd