Cueki Keluarga Demi Shabu, Bambang Ditangkap

Palembang-Bambang (32) buruh angkut yang sudah memiliki lima orang anak ini, semenjak mengenal narkoba jenis shabu, tak lagi memikirkan nafkah untuk keluarganya.

Pasalnya, uang yang ia dapatkan sebagian hanya digunakan untuk membeli shabu daripada memberikan semuanya kepada keluarga. Akhirnya tersangka mendapat karma dengan berujung pada penjara.

Tertangkapnya tersangka berawal saat baru pulang membeli shabu untuk kedua kalinya. Bambang ditangkap anggota Polsek IT II Palembang yang curiga dengan gerak geriknya saat melintasi anggota yang tengah berpatroli.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku setiap mendapatkan upah bekerja sebagai buruh angkut, ia selalu membeli shabu terlebih dahulu, baru kemudian pulang kerumah menemui istri.

“Saya biasanya beli paket Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu saat mendapat upah dari bekerja. Dan uangnya diambil dari uang gaji, sisanya baru diberikan sama istri,” ujar Bambang, Selasa (28/3).

Lanjutnya, kalau ia terasa kurang dalam membeli shabu tersebut, ia kembali membeli di kawasan 9 Ilir Palembang dan menggunakannya paling tidak dua sampai tiga kali dalam seminggu.

“Pertama kali saya diajak teman, lama-lama ketagihan dan membeli sendiri. Semenjak ketagihan saya selalu kepikiran shabu pak daripada keluarga. Saya menyesal,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Andre menuturkan, tersangka ditangkap tidak jauh dari kawasan 9 Ilir Palembang usai membeli shabu yang nantinya akan digunakan tersangka.

“Saat tersangka kami amankan, langsung dilakukan pengembangan untuk menangkap orang yang memasok sabu tersebut ke tersangka. Akan tetapi, setelah dicari ternyata orangnya sudah kabur. Tersangka dijerat Pasal 114 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara” pungkas Hadi. (korankito.com/krdo/fran)