Otak Curanmor di Kampus Sendiri, Mahasiswa UMP Diciduk

Palembang- Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Ilham Wahyudi (20), menjadi otak pencurian sepeda motor di kampusnya sendiri, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan SU II Palembang.

Akibatnya, ia bersama ketiga temannya yang lain Suprianto alias Uncu (21), Agus alias Kuncoro, dan seorang pelajar berinisial PU (19) ditangkap Unit Reskrim Polsekta SU II Palembang, Sabtu (25/3) sekitar pukul 23.00.

Berdasarkan pengakuan pemuda yang tinggal Lorong Tangga Raja, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini, ia sudah tujuh kali terlibat aksi pencurian sepeda motor, enam diantaranya di area parkir UMP.

“Sudah enam kali di parkiran UMP, satu lagiinya di minimarket yang berada tak jauh dari kampus,” katanya saat gelar perkara di Mapolresta Palembang, Senin (27/3) petang.

Dijelaskan Ilham, modus operandi yang digunakannya dengan cara mencari sepeda motor yang jauh dari petugas keamanan. Kemudian, ia menghubungi teman-teman yang lain untuk mencuri motor tersebut.

“Motornya saya jual ke daerah Komering seharga Rp 1,8 juta. Kami berbagi siapa saja yang ikut, saya dapat uang Rp 600 ribu, sudah habis saya gunakan untuk makan sehari-hari,” tambah Ilham.

Ia juga menyebutkan, ada dua juru parkir di UMP yang terlibat dalam aksinya yakni berinisial PJ dan AT. Keduanya berperan memberikan kunci kontak sepeda motor mahasiswa yang tertinggal.

“Jadi, kalau ada kunci kontak yang tertinggal, mereka berdua ini yang memberikannya. Saya pun kabur membawa sepeda motor itu, mereka dapat bagian Rp 300 ribu, sudah dua kali,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan tertangkapnya pelaku berawal dari adanya laporan mahasiswa yang kehilangan sepeda motor di kampus Muhammadiyah.

“Menindaklanjuti laporan itu, kita melakukan penyelidikan dan setelah melihat rekam CCTV kita mengetahui identitas pelaku. Akhirnya, pelaku berhasil kita amankan,” kata Wahyu.

Didampingi Kapolsek SU II Palembang Kompol Okto Iwan Setiawan, ia juga mengatakan setelah dilakukan pengembangan, pihaknya kembali berhasil mengamankan tiga pelaku lainya yang merupakan komplotan pelaku.

“Pelaku ini masih aktif menjadi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Palembang. Dari hasil pemeriksaan, dia mengaku sudah tujuh kali, enam di kampusnya sendiri dan satu di minimarket,” tuturnya.

Masih dikatakannya, dari tangan pelaku pihaknya mengamankan dua unit sepeda motor Yamaha Vega ZR warna merah dan Honda Beat warna hitam kuning yang merupakan hasil curian para pelaku.

“Selain itu, kita juga mengamankan satu kunci later T yang digunakannya untuk beraksi. Kita akan terus mengejar pelaku-pelaku yang buron, dan keempat pelaku ini akan dikenakan pasal 363 KUHP,” tutupnya. (korankito.com/depe/fran)