Bisa Dipercaya

Bawa Sajam, Petugas Keamanan LRT Terjaring Razia

RAZIA : Dani (20) petugas keamanan pembangunan proyek light rail transit (LRT) zona empat, Jalan Jendral Sudirman, Palembang kedapatan membawa senjata tajam, Sabtu (25/3) malam. Foto/Depe

 

Palembang- Dani (20) petugas keamanan pembangunan proyek light rail transit (LRT) zona empat, Jalan Jendral Sudirman, Palembang harus berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang.

Sebab, warga Jalan Sentosa, Kelurahan Plajua Darat, Kecamatan Plaju Palembang ini kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau di pinggangnya oleh anggota kepolisian yang menggelar razia.

Berita Sejenis

Tertangkap Bawa Sajam, Dua Pemuda Diamankan

Bawa Sajam, Pedagang Jengkol Terjaring Razia

“Saya jaga malam di pembangunan LRT zona empat, memang sengaja membawa sajam untuk berjaga diri. Rencananya mau ke Jakabaring ambil gaji,” katanya saat terjaring razia, Sabtu (25/3) malam.

Sementara, berdasarkan pantauan di lapangan, razia yang digelar di depan Mapolresta Palembang, Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang itu sedikitnya menerjunkan 60 personel kepolisian.

Satu-persatu kendaran roda dua maupun roda empat dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat oleh petugas kepolisian. Bahkan tak hanya dokumen kendaraan, polisi juga menggeledah kendaraan.

Masih ada saja, walaupun sudah dihadang oleh petugas, masyarakat yang nekat menerobos hadangan tersebut dengan cara memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan razia kali ini mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan sepeti curas, curat, dan curanmor (3C).

“Jadi, sesuai arahan dari pimpinan untuk setiap malam minggu mengelar razia mencegah terjadinya tindak pidana 3 C dan sajam. Selain itu, mencegah peredaran narkoba di wilayah Kota Palembang,” katanya, Ahad (26/3).

Lanjut Andi, setidaknya dalam razia kali ini menjaring belasan sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaran. Serta, satu masyarakat yang kedapatan membawa senjata tajam. “Saat kita lakukan pengeledahan terhadap seorang warga, kita menemukan senjata tajam. Selanjutnya, akan kita serahkan Satreskrim Polresta Palembang untuk dilakukan pengembangan,” tuturnya.

Rinciannya, tambah Andi, ada 12 kendaraan roda dua yang kita kandangkan karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan dan ada belasan yang kita kenakan sanksi tilang.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dengan adanya razia. “Jangan takut dan berlari. Justru, yang melarikan diri itulah yang kami curigai,” tutup Andi. korankito.com/depe/syym.