Bisa Dipercaya

Ratusan Pelajar SMP Banyuasin Ikuti O2SN

O2SN BANYUASIN : Plt Bupati Banyuasin Supriono melepas balon tanda dibukanya O2SN pelajar SMP Banyuasin, Sabtu (25/3). Foto/kominfo

Banyuasin – Ratusan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dari 19 kecamatan ikuti pembukaan olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN), olimpiade sains nasional (OSN) serta festival lomba seni siswa nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Banyuasin, Sabtu (25/3).

Acara yang dibuka Plt Bupati Banyuasin Supriono tersebut mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seni dan ilmu pengetahuan. Antara lain, renang, senam, atletik, voli, bulutangkis, festival lagu dan seni, penyanyi solo, gitar solo, pantomim, tari kreasi, musik tradisional, cipta dan baca puisi.

Plt Bupati Supriono mengemukakan, sebagai wujud perhatian pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka digelar acara semacam ini. “Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun. Tidak hanya berorientasi pada nilai kejujuran, tapi esensinya terletak pada nilai pendidikan yaitu sebagai ajang pengalaman belajar dan pendidikan karakter,’’ katanya dalam acara yang dihadiri pula oleh Plt Kadisdikporapar Sofran Nurozi, Plt Kadiskominfo Erwin Ibrahim, Ketua KONI Banyuasin Hazairin H. Zabidi, Camat Sembawa Nurlela, Kapolsek, Danramil, Kepala SPP Negeri Sembawa

Selain itu, papar Bupati, kegiatan itu juga merangsang generasi muda dalam olah pikir, olah hati, dan olah rasa, saling menghargai, menghormati, solidaritas dan toleransi. ‘’Menang dan kalah bukan tujuan utama, yang paling penting adalah pengembangan potensi diri,” tegasnya.

Ia juga berharap, FLS2N, OSN dan O2SN dapat membentuk ini, diharapkan dapat terbentuk kepribadian siswa yang memiliki jiwa kesatria dalam menjunjung tinggi semangat dan nilai sportivitas serta kejujuran. “Saya berharap kepada semua pihak yang melaksanakan kegiatan ini dapat benar-benar diselenggarakan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Khusus guru yang bertugas saya berharap dalam melakukan penilaian tetap mengedepankan objektifitas, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun,” harapnya.

Supriono juga berpesan, kepada kepala sekolah dan guru pendamping untuk melatih, membina para peserta lomba agar bisa memperlihatkan kemampuan terbaiknya dan mengasah kreativitas untuk menjadi juara, sehingga nantinya akan menjadi kebanggaan bagi dirinya, keluarga, sekolah dan daerahnya “Kenali kelemahan diri dan hargai kekuatan lawan. Junjung tinggi sportivitas, dan selamat bertanding,” pesan Supriono dihadapan ratusan peserta. Korankito.com/wlyo/syym