PASI Sumsel Fokus Cari Atlet Muda

Pengurus PASI Sumsel saat menggelar rapat kerja daerah di Wisma Atlet, Jakabaring.foto/resh

Palembang-Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumsel kembali menggelar rapat kerja daerah di Wisma Atlet, Sabtu (25/3).

Berdasarkan data yang dihimpun selama sepuluh tahun belakangan, sumbangan medali pada cabang olahraga atletik Sumsel masih didominasi oleh muka lama. Seperti atlet Jauhari Johan, Rio Maholtra, dan Sri Maya Sari.

“Oleh karena itu, Raker ini akan memutuskan solusi untuk mencari pelapis para senior yang lebih dulu telah berprestasi di level nasional maupun internasional,” terang Sekretaris Umum PASI Sumsel Zulfaini M Ropi, Sabtu (25/3).

Menurutnya, ketergantungan terhadap atlet senior tak boleh dibiarkan. Regenerasi penerus prestasi di Sumsel harus diteruskan oleh atlet muda. Untuk itu, PASI Sumsel mulai membidik beberapa klub seperti Program Pemusatan Latihan Pelajar (PPLP), klub-klub atau pengurus yang berada di kabupaten/kota di Sumsel.

“Tapi kita akan tetap memberdayakan mereka yang senior. Kita fokus cari pelapis kedua mereka,” terangnya.

Cabor atletik Sumsel merupakan penyumpang medali terbanyak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jabar lalu. Dengan torehan dua medali emas, dua perak dan satu perunggu, atletik menjadi penopang kontingen Sriwijaya meskipun Sumsel mendarat di peringkat ke-21.

“Kita akan mencapai puncak prestasi pada PON 2020 di Papua mendatang. Dan upaya itu akan dijalankan usai Rakerda ini,” tutupnya.korankito.com/resha.drsd