Kening Rini Dikoyak Pakai Pahat Penyadap Karet

Korban Erni saat dirawat di Puskesmas Betung.foto/waluyo

Banyuasin-Sial dialami Erni Sopiah alias Rini (23), warga Lorong SAS Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Jumat (24/3) pagi, Erni mengalami luka bagian kening setelah dilukai pahat penyadap getah karet oleh Yus alias Anang Item (40).

Ibu satu anak ini kemudian dilarikan ke Puskesmas Betung Kota untuk mendapatkan perawatan medis. “Luka kening Erni yang juga sedang hamil muda anak keduanya ini harus dijahit 5 jahitan dalam dan 4 jahitan luar,” ujar dr Indah Deryane Kepala Puskesmas Betung Kota.

Beruntung kejadian ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kandung Erni. “Mudah-mudahan kandungan korban aman, namun korban harus banyak waktu diistirahatkan dulu. Korban masih terlihat trauma tinggi, sebab selain lukanya itu korban mengaku sempat terjatuh dari sepeda motornya,” imbuh Indah.

Menurut dokter Indah, selain merawat korban, pihaknya juga memberikan perawatan medis terhadap Yusriyanto alias Anang Item, warga RT02 Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, yang mengalami luka lecet di bagian kepala belakang, luka ditangan dan bagian kaki.

Berdasarkan keterangan dari masing-masing keluarganya. Luka yang diderita Erni Sopiah akibat dikoyak pakai pahat oleh Yus. “Kejadian itu tepat di depan kantor afdeling I PPTPN VII Tebenan Ujung, “ kata Kapolsek Betung AKP Zulfikar didampingi anggotanya saat membesuk korban dan pelaku.

Menurut Kapolsek, secara resmi pihaknya belum menerima laporan dari pihak korban. Namun anggotanya sudah menerima barang bukti berupa sepeda motor jenis Honda Revo Merah Lis hitam BG 4336 JAC dan satu buah sajam jenis pahat penyadap getah karet milik pelaku yang diserahkan oleh satpam perusahaan.

Kasus ini bermula ketika korban dalam perjalanan dari Betung hendak ke Perumahan PTPN VII Tebenan Ujung. Saat itu korban mengendarai kotor Mio BG 4957 JAB. Tepat di depan kantor afdeling I PPTPN Tebenan Ujung, korban bertemu dengan pelaku yang sedang berada di tengah jalan. Korban sempat berhenti tapi masih di atas motor.

Tanpa ada kompromi, Yus langsung mengayunkan pahat ke keningnya. Seketika Erni terjatuh dari motor dengan muka berlumuran darah. Ia langsung berteriak meminta pertolongan warga.

Mendengar ada yang meminta pertolongan, warga sekitar lokasi kejadian berdatangan. Mereka langsung membawa Erni ke Puskesmas Betung dan sebagian warga mengejar dan menangkap Yus lalu diserahkan ke Polsek Betung. Polisi masih menyelidiki motif pelaku melakukan tidankan sadis ini.korankito.com/yok/drsd